Hati – hati Makan Kepiting! Bisa Menyebabkan Kematian Loh…

09 Oktober 2020 - Kategori Blog
Kepiting/sumber youtube: Resep abi

Kepiting/sumber youtube: Resep abi//Gambar hanya ilustrasi

Hayoo Siapa yang tak tau kepiting? Pasti semuanya tau dong hewan tersebut. Karena menjadi makanan favorit ditengah-tengah masyarakat. Daging hewan bercapit ini sangat enak untuk disantap apalagi dengan bumbu yang pas.

Ternyata ada hal yang mengejutkan dari kepiting ini, salah satu jenis nya merupakan jenis paling berbahaya untuk di konsumsi. Kepiting Tapal Kuda atau Horseshoe Crab nama jenisnya atau di dalam negeri sering disebut Belangkas dan orang jawa menyebutnya sebagai Mimi. Spesies ini diperkirakan sudah hidup selama 450 juta tahun lalu.

Kepiting Tapal Kuda

Darah Kepiting Tapal Kuda biasanya digunakan untuk keperluan medis, sehingga banyak orang berlomba-lomba mencarinya. Ciri dari kepiting ini seperti batu atau tempurung yang berwarna hijau lumut kehitaman.

Akhir-akhir ini kepitingĀ  tapal kuda makin banyak di buru karena digunakan sebagai bahan pengembahan vaksinĀ  virus corona. Ternyata untuk mengkonsumsi nya harus berhati. Jika salah dapat berujung kematian.

Seorang wanita berusia 46 tahun harus kehilangan nyawanya setelah menyantap kepiting tapal kuda. Wanita yang tinggal di wilayah Muang, Phuket, Thailand ini awalnya tak sengaja menemukan kepiting tersebut. Hal ini berdasarkan laporan The Thai Tiger (07/10).

Wanita bernama Wanthana Putcho melihat ada kepiting tapal kuda di wilayah hutan bakau yang tak jauh dari rumahnya. Ia akhirnya menangkap 3 kepiting tapal kuda, lalu dipanggang hingga makan dan memakannya sampai habis.

Namun tak lama setelah memakan kepiting, ia langsung mual dan muntah-muntah. Sang ibu yang panik melihat putrinya muntah langsung menghubungi rumah sakit. Tapi sebelum pihak medsi datang Wanthana sudah jatuh pingsan, ia akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Setelah ditelusuri ternyata penyebab kematian Wanthana berkaitan dengan kepiting tapal kuda yang disantapnya. Para dokter di Vachira Phuket Hospital mengkonfirmasi bahwa penyebab kematian Wanthana disebabkan konsumsi daging kepiting beracun.

Memang kepiting tapal kuda ini umum dikonsumsi di Asia Tenggara terutama di Thailand. Namun kepiting tapal kuda yang tinggal di hutan bakau sangat berbahaya untuk dikonsumsi manusia.

Lewat peringatan yang diberikan Kementerian Kesehatan di Thailand, mereka menyebutkan bahwa mengkonsumsi kepiting tapal kuda dari hutan bakau sangat berbahaya. Karena kepiting-kepiting ini memakan plankton bakau yang sangat beracun bagi manusia.

Tak hanya Wanthana yang bernasib malang dan harus kehilangan nyawanya karena keracunan makanan. Sebelumnya seorang wanita dari Provinsi Samut Prakan, Thailand, meninggal dunia setelah memakan lumpia yang sudah tiga hari disimpan olehnya.

Di Jawa Tengah kepiting tapal kuda yang disebut mimi untuk yang betina dan mituna untuk yang jantan. Umumnya telur kepiting yang begerombol berwarna oranye direbus dan dibuat urap. Diaduk dengan kelapa parut berbumbu dan ditambah kemangi. Meski langka beberapa pasar tradisional masih menjajakan urap mimi ini.

 

Sumber: Detik/Sonia Basoni

 

 
Konsultasi dengan cs kami