MallGede Health BPOM Masih Izinkan AstraZeneca Meski Bermasalah di Eropa

BPOM Masih Izinkan AstraZeneca Meski Bermasalah di Eropa

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan vaksin AstraZeneca masih bisa digunakan di Indonesia, meskipun sejumlah negara di Eropa mulai menangguhkan penggunaan vaksin dari Inggris itu karena Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pengentalan darah.

“Kami simpulkan penyuntikan dengan Vaksin AstraZeneca bisa dilanjutkan. Namun kejadian apapun jadi pertimbangan,” kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito melalui konferensi video yang disiarkan Youtube Badan POM RI, Jumat (16/4).

Baca Juga  MUI: Vaksin COVID-19 Sinovac Suci dan Halal

“Sekarang kita tambahkan warning dalam statement fact sheet, informasi kepada tenaga kesehatan yang gunakan Astrazeneca untuk hati-hati yang dikaitkan dengan risiko kejadian [pengentalan darah] tersebut,” lanjutnya.

Baca Juga  23 Orang di Norwegia Meninggal Usai Divaksin Corona

Penny mengatakan peringatan serupa juga sudah tertera dalam label kemasan produk vaksin dari Astrazeneca, dimana disebutkan penggunaan vaksin dapat memungkinkan efek samping berupa pengentalan darah.

Penny menyebut potensi itu belum cukup menjadi pertimbangan BPOM untuk menangguhkan vaksin AstraZeneca. Ia mengatakan keputusan melanjutkan penggunaan vaksin tersebut juga didukung kajian yang dilakukan regulator obat lain di Eropa.

Baca Juga  Sudah Dipakai, Alat Antigen di Kualanamu Dikemas-Digunakan ke Pasien Lain

“Berdasarkan hasil kajian yang sudah disampaikan regulator obat di Eropa atau EMA (European Medicines Agency) dan MHRA (Medicines and Healthcare products Regulatory Agency) di UK, mereka menyepakati dan rekomendasi masih bisa diteruskan,” tutur Penny.

2 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *