Kapolsek di Klaten Diancam Dibunuh Gegara Bubarkan Pesta Miras

Polres Klaten menangkap Safari (41) dan Adi Kurniawan (21), dua pria yang mengancam akan membunuh Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluyo. Berikut kesaksian Jaka yang saat peristiwa terjadi berniat membubarkan acara musik disertai pesta miras itu.

“Saya seragam dinas dengan anggota empat orang. Kejadiannya Minggu, 30 Mei siang hari,” tutur Jaka kepada wartawan di Mapolres Klaten, Kamis (3/6/2021).

Jaka menceritakan, saat kejadian dirinya bersama anggota baru saja selesai memantau acara hajatan masyarakat. Kemudian mendapat informasi ada acara musik yang mengundang kerumunan.

Baca Juga  Pemotor Ludahi Petugas SPBU, Ngaku Jengkel Tak Dilayani Gegara Tak Bermasker

“Saya habis melaksanakan pemantauan dan operasi yustisi bersama muspika. Lalu kita lanjutkan ke tempat wisata katanya ada kerumunan,” sambung Jaka.

Setiba di lokasi yang merupakan warung dan pemancingan di Desa Daleman, kata Jaka, dirinya memperkenalkan diri. Lalu dia menyampaikan sosialisasi pandemi COVID-19.

“Kami datang perkenalan dulu, kita jelaskan ini masih pandemi COVID tidak diperkenankan ada acara musik dengan joget tanpa masker. Saya lihat miras, malah bilang miras itu yang beli mereka sendiri,” papar Jaka.

Pelaku, imbuh Jaka, bukan mereda tapi tetap tidak mau dibubarkan karena tidak percaya dengan COVID-19. Lalu para tersangka mengancam.

Baca Juga  Ketika Gus Miftah Beri Tausiyah Kerukunan saat Peresmian Gereja di Jakarta, Bikin Adem!

“Mereka tidak percaya COVID-19, katanya joget malah sehat. Lalu mengancam kami mau dibunuh, cuma ucapan bukan dengan senjata tajam,” terang Jaka.

Saat mengancam itu, para pelaku disebut Jaka hanya berjarak sekitar tiga meter dengan dirinya. Sambil marah pelaku menunjuk ke arahnya dan anggota.

“Mau mukul dihalangi dan menunjuk-nunjuk saya. Saya sabar saja sebab kalau saya emosi malah terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah Jaka.

Baca Juga  Ini Dia Pak Dadang yang Kalahkan GothamChess Adu Catur Chess.com

Menurutnya, dua pelaku datang ke lokasi bersama puluhan orang. Mereka booking warung untuk acara musik dan minum miras.

“Ya sekitar 30 orang rombongannya, mereka booking di situ. Ada miras segalon campuran macam-macam,” pungkas Jaka.

Diberitakan sebelumnya, Polres Klaten menangkap Safari (41) dan Adi Kurniawan (21), dua pria warga Desa Mojosongo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Keduanya dibekuk setelah mengancam akan membunuh Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluyo, yang mengingatkan protokol kesehatan COVID-19 dan membubarkan acara musik.

1 Likes