MallGede News Demokrat Sebut Pemerintah Terkesan Tutup Mata Penyebab Banjir

Demokrat Sebut Pemerintah Terkesan Tutup Mata Penyebab Banjir

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat Irwan mengkritik pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, yang menyatakan penyebab utama  bencana banjir di Kalimantan Selatan ialah faktor anomali cuaca.
Menurutnya, pernyataan itu mengesankan pemerintah tutup mata dan lepas tangan dari penyebab utama banjir yang hampir merendam semua kabupaten di Kalsel.

“Pernyataan Presiden dan KLHK terkait penyebab banjir Kalsel itu karena hujan adalah pernyataan terburu-buru dan terkesan tutup mata dan lepas tangan dari penyebab utama banjir,” kata Irwan dalam keterangannya, Rabu (20/1).

Baca Juga  Pesta Sabu, Kepsek MTs-Pacar Gelap Beli Narkoba Via Lapas Cianjur

Dia pun menilai pernyataan tersebut ironis dan menggelitik akal sehat karena sebuah kementerian yang bersifat teknis seperti KLHK hanya bisa menyalahkan cuaca terkait insiden banjir di Kalsel.

Irwan mempertanyakan analisis dan data pemeritntah terhadap sejumlah aspek yang berpotensi menyebabkan banjir di Kalsel.

“Analisis tutupan lahannya bagaimana, analisis aliran permukaan [run off] bagaimana? Lahan kritisnya bagaimana? Kemampuan daerah aliran sungai atau DAS-nya bagaimana? Termasuk juga land use-nya bagaimana? Apakah semua data itu mau diabaikan? Atau memang tidak pernah ada datanya,” katanya.

Baca Juga  Geger 'Petugas Puskesmas' Minta Foto Payudara Peserta Vaksin Berakhir Damai

Irwan menuturkan, lokasi banjir sangat jelas terlihat berada pada DAS Barito. Menurutnya, bagian hulu dan tengah DAS Barito sebagian dalam kondisi yang kritis karena pembukaan dan pemanfaatan lahan oleh pertambangan dan perkebunan terutama di Tabalong, Balangan, dan Riam Kiwa.

“Dari hulu, tengah sampai hilir DAS Barito semua banjir. Di hulu DAS Barito yaitu sub DAS Tabalong, sub DAS Balangan, sub DAS Barabai dan sub DAS Riam Kiwa semuanya mengalami banjir,” tuturnya.

Baca Juga  Kasus Perempuan Penghina Alquran Dihentikan, Ini Alasan Polisi

“Seluruh Sub DAS itu airnya masuk ke sungai Barito. Ada satu DAS juga yang terpisah dari DAS Barito yaitu Sub DAS Bati-Bati DAS Maluka di kabupaten Tanah Laut yang juga mengalami banjir,” imbuh Wasekjen Demokrat itu.

Lebih lanjut, Irwan mengaku dapat memahami bahwa pemerintah terus mendorong investasi masuk untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Namun, ia mengingatkan, bahwa pemanfaatan ruang harus tetap memperhatikan aspek dan analisis kebencanaan.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan