Fakta Bocah Anak Ojol di Bantul Tewas Usai Santap Takjil dari Wanita Misterius

Seorang bocah asal Pedukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, yakni Naba Faiz Prasetya (8) tewas usai menyantap takjil sate lontong. Sejumlah fakta menyeruak dari kasus tersebut.

1. Ayah korban mendapat takjil dari wanita misterius
Ayah korban, Bandiman (47) mengatakan kejadian bermula saat dia tengah berisitirahat di samping sebuah Masjid di Jalan Gayam, Kota Yogyakarta Minggu (25/4). Ketika beristirahat tiba-tiba dia didatangi seorang wanita.

“Ada cewek (usia) sekitar 25 tahun menghampiri saya, dia bilang saya tidak punya aplikasi tapi saya ingin mengirimkan paket takjil ke Vila Bukit Asri di Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Pedukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Selasa (27/4).

Baca Juga  Jokowi: Kita Harus Isi Berita Medsos dengan Keteduhan dan Kesejukan

Bandiman menerima permintaan wanita tersebut. Bahkan, wanita itu meminta berapa tarif yang harus dibayar. “Terus saya ditanya minta berapa terus saya minta Rp 25 ribu dan malah dikasih Rp 30 ribu tidak usah mengembalikan kembaliannya,” ucapnya.

2. Wanita pengirim berhijab berparas cantik
Menyoal ciri-ciri wanita itu, Bandiman menyebut masih muda dan berparas cantik. Selain itu, saat menghampirinya yang bersangkutan mengenakan hijab dan membawa 2 kotak makanan yang satu sate ayam lontong dan kotak satunya snack.

Baca Juga  Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio Bukan Prank, Polisi: Belum Bisa Cair karena Masalah Teknis

“Kalau ciri-ciri dia pakai motor, berhijab umur sekitar 20-25 tahun, sendirian. Orangnya putih tinggi sekitar 160-an cm pakai jilbab dan pakai baju warna krem. Kalau motor jenisnya dan pelat nomor tidak tahu. Orangnya ayu (cantik), tidak pakai masker saat itu,” ujarnya.

3. Alamat yang dituju tidak mengenal pengirim takjil
Bandiman langsung menuju ke alamat penerima paket di Vila Asri FF 01, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Bahkan, sebelum berangkat Bandiman diberi nomor telepon Tomy, alamat yang dituju.

Baca Juga  Ustaz Adi Hidayat Dituding Tilep Dana untuk Palestina

“Terus saya bilang kalau saya ke sana ditanyain gimana, dia bilang gini ‘bilang saja untuk yang menerima dari Pak Hamid di Pakualaman, untuk paket takjil’,” katanya.

“Sampai sana sepi dan saya telpon pak Tomy. Saya bilang dari Gojek, ini ada paket takjil dari Pak Hamid di Pakualaman. Nah, Pak Tomy bilang saya tidak merasa punya teman yang namanya Hamid Pakualaman. Apalagi sahabat apa saudara tidak punya,” imbuhnya.

1 Likes

Tinggalkan Balasan