MallGede News Fakta Sebenarnya Foto Viral Pemudik Berenang Karena Jembatan Suramadu Tutup

Fakta Sebenarnya Foto Viral Pemudik Berenang Karena Jembatan Suramadu Tutup

Isu penyekatan arus pemudik dimanfaatkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab dengan menyebarkan informasi tak benar. Alasannya beragam. Dari sekadar iseng, bercanda, atau memang benar-benar ingin memicu kepanikan.

Salah satunya adalah sebuah foto yang beredar di media sosial tentang orang-orang yang berenang di laut. Foto ini diklaim sebagai pemudik yang berenang menuju Madura.

Mereka berenang karena Jembatan Suramadu ditutup akibat kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

“ Dikarenakan jembatan dengan tujuan Surabaya Madura (Suramadu) ditutup. Terpaksa pemudik menggunakan jalur laut. Nabeng aman ekoh…” tulis Jujun Damacai di akun Facebook, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu 8 Mei 2021.

Baca Juga  Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

Faktanya
Dari hasil penelusuran diketahui foto itu bukanlah pemudik yang berenang karena Jembatan Suramadu ditutup. Foto tersebut menggambarkan aksi prajurit Marinir yang berenang menyeberangi Selat Madura pada tahun 2016 lalu.

Dilansir dari artikel merdeka.com berjudul ” 2.016 Prajurit Marinir pecahkan rekor MURI seberangi Selat Madura” pada 28 April 2016. Sebanyak 2.016 Prajurit Marinir melakukan renang dengan menyeberangi Selat Madura. Start dimulai dari bawah jembatan Suramadu sisi Surabaya (Tambak Wedi) dan finish di Desa Labang Kecamatan Labang (kaki Suramadu Sisi Madura), Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis 28 April 2016.

Baca Juga  Gus Miftah Klarifikasi Usai Dituduh Kafir karena Orasi Kebangsaan di Gereja

Kemudian, 360 personel dari Resimen Kavaleri-1 Marinir, 50 personel dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan V Lantamal V Surabaya, 50 perenang dari Komando Pendidikan Korps Marinir (Kodikmar) dan 26 perenang dari Akademi Angkatan Laut.

Rekor Muri bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-15 Pasmar (Pasukan Marinir) 1 di tahun 2016. ” Yang dilakukan prajurit ini untuk mengulang sejarah 20 tahun yang lalu, seperti yang pernah dilakukan oleh para senior Marinir TNI Angkatan Laut,” terang Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi saat itu.

Baca Juga  Sosok Deden, Penggugat Ayah Kandung di Bandung Rp 3 Miliar

“ Tapi, yang perlu dicatat adalah yang dilakukan prajurit Marinir ini bukan masalah rekor Muri. Tapi, menguji kemampuan prajurit Marinir dan utamakan keselamatan, berangkat 2016 kembali 2016,” kata Supandi.

Jembatan Suramadu Disekat
Sementara itu, dilansir dari Liputan6.com berjudul ” Ingat, Mulai 6 Mei Pemudik Dilarang Melintas di Jembatan Suramadu” pada 3 Mei 2021. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan bahwa jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) Jawa Timur, akan disekat pada 6 hingga 17 Mei 2021.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan