MallGede Health Gara-Gara Batu Dalam Roti, Pria Ini Harus Rogoh Kocek Rp 41 Juta untuk Gigi Baru

Gara-Gara Batu Dalam Roti, Pria Ini Harus Rogoh Kocek Rp 41 Juta untuk Gigi Baru

Dua gigi seorang pria patah usai menyantap roti yang dibelinya di sebuah toko. Ia bahkan telah menghabiskan Rp31 juta hingga Rp41 juta untuk memasang gigi palsu untuk mengobatinya.

Salah satu yang membuat roti layak untuk dinikmati adalah karena teksturnya yang lembut dan mengembang. Namun, bagaimana rasanya ketika Anda menyantapnya justru terdengar suara gigi yang retak?

Hal inilah yang dialami oleh pria bernama Xie, ia tak menyangka ada batu sebesar kuku jarinya di dalam roti yang ia makan. Saat mengigitnya, kedua giginya tiba-tiba patah dan jatuh dari mulutnya ke lantai.

Baca Juga  Menag: Vaksin COVID-19 Halal dan Suci, Tak Mengandung Babi

Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam (9/1/2020) itu bermula saat ia membeli roti ‘kupu-kupu’ dan semangkuk makanan penutup di Dough Culture. Karena tak mendapat tempat duduk, ia pun membawa makanannya ke food court di persimpangan bus terdekat.

Namun usai mengigitnya dua kali, Xie tiba-tiba mendengar bunyi ‘klik’ di mulutnya. Benar saja, ia menemukan gigi seri kiri dan gigi taringnya patah karena merasa telah menggigit benda keras.

“Pendarahan segera dimulai pada gigi yang patah. Setelah saya mencabut dua gigi, saya bergegas ke toilet untuk berkumur lalu kembali ke toko untuk meminta penjelasan. Saya sangat marah pada saat itu dan lupa mengambil gambar,” kata Xie dikuti dari Zaobao pada Rabu (13/1/2021).

Baca Juga  Perawat RS Siloam Diminta Sujud, Lalu Ditendang Keluarga Pasien

Setelah kejadian tersebut, pihak toko pun mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pasalnya, kejadian tersebut bukanlah yang pertama kalinya. Badan Keamanan Pangan mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima laporan tersebut saat ditanya dan sedang melakukan penyelidikan.

Seorang manajer toko tersebut juga berjanji akan menemani Xie ke klinik keesokan harinya. Namun, janji tersebut tak ditepati dan Xie harus berangkat sendirian.

Ia telah mencoba menghubungi pihak toko, tetapi panggilannya tak mendapat jawaban. Akhirnya, Xie pun mengajukan laporan polisi setelah gagal mendengar kabar dari pihak toko selama seminggu.

Baca Juga  Kamboja Hindari Vaksin COVID-19 China, Tak Ingin Jadi 'Kelinci Percobaan'

Sayangnya, gigi Xie tak lagi dapat diperbaiki. Dokter yang merawatnya mengatakan bahwa ia harus menggantinya menggunakan gigi palsu.

Xie menjelaskan bahwa ia melakukan tanam gigi di Guangzhou, China pada tahun 2016. Untuk itu, ia menghabiskan biaya hingga Rp41 juta. Saat itu, Xie merasa gigi aslinya tidak terlihat bagus sehingga ia pergi untuk operasi implan.

Artikel asli liputan6

Saksikan video pilihan kami:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *