Gempar Kerumunan di Waterboom Cikarang Gegara Diskon Gila-gilaan

Waterboom Cikarang dipadati warga di tengah pandemi COVID-19 karena diskon besar-besaran untuk harga tiket masuk. Polisi sudah turun tangan dan Waterboom Cikarang ditutup sementara waktu.

Kasus ini bermula dari video viral di media sosial yang memperlihatkan adanya kerumunan pengunjung di kolam renang Waterboom Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/1). Para pengunjung mulai dari anak-anak hingga orang dewasa terlihat menikmati fasilitas tempat tersebut tanpa mengikuti anjuran protokol kesehatan.

Polisi yang mendapat informasi dari warga soal adanya kerumunan tersebut segera bertindak. Pukul 13.30 WIB semua pengunjung kemudian diminta membubarkan diri.

Baca Juga  Dirut Sriwijaya Air Sebut Pesawat SJ182 dalam Kondisi Sehat Sebelum Jatuh

Butuh waktu 30 menit untuk memastikan area kolam renang steril dari pengunjung. Diketahui kerumunan warga tersebut terjadi imbas diskon 90 persen yang diberikan pengelola kepada warga.

“Jadi kenapa sampai ramai? Itu pihak pengelola membuat kebijakan masalah dana masuk atau uang masuk. Uang masuk yang biasanya Rp 95 ribu menjadi 10 ribu saja. Itu yang membuat masyarakat berbondong-bodong datang,” kata Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi saat dihubungi detikcom, Senin (11/1/2021).

Baca Juga  "Setinggi Apapun Aku Terbang, Tidak Akan Mencapai Surga Bila Tak Shalat 5 Waktu"

Menurut Sukadi, harga awal tiket masuk tempat tersebut dikenakan biaya sebesar Rp 95 ribu. Namun pengelola membuat kebijakan diskon hingga 90 persen.

“Uang masuk yang biasanya Rp 95 ribu menjadi 10 ribu saja. Itu yang membuat masyarakat berbondong-bodong datang,” terang Sukadi.

Dia menambahkan, banyak warga di luar Kabupaten Bekasi yang ikut mendatangi tempat tersebut. Pengunjung banyak yang berasal dari Bekasi Kota hingga Jakarta.

Selain itu, faktor pembelian tiket yang dilakukan secara daring membuat petugas kepolisian sulit untuk mengantisipasi pembludakan warga di Waterboom Cikarang.

Baca Juga  Brasil Kembali Bangun Patung Yesus Raksasa, Lebih Tinggi dari Cristo Redentor

“Dari pagi sebenarnya ada dua petugas kami lakukan pengamanan. Tapi orang kan sudah pada beli tiket secara online ya. Kita baru bisa bubarkan setelah ada laporan jam 1 (pukul 13.00 WIB),” ujar Sukadi.

Pihak kepolisian tengah menindaklanjuti terkait viral kerumunan di Waterboom Cikarang. Total ada dua pengelola yang telah dimintai keterangan.

“Kemarin sudah diperiksa GM (general manager) sama manager marketing,” kata Sukadi.

1 Likes

Tinggalkan Balasan