Intimidasi Nakes RSUD BDH Surabaya Dipicu Dugaan Peng-COVID-an Pasien

Sekelompok orang mendatangi RSUD Bhakti Darma Husada (BDH). Di sana, mereka marah dengan mengancam hendak membakar RS. Mereka juga mengintimidasi nakes.

Permasalahan tersebut terjadi karena ada dugaan peng-COVID-an oleh RSUD BDH. Sekelompok orang tersebut marah karena pasien yang mereka kenal mereka sebut telah di-COVID-kan.

Namun anggapan itu dibantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita. Perempuan yang akrab disapa Fenny ini menegaskan bahwa dalam keterangan diagnosa, pasien itu memang meninggal karena terpapar Corona.

Baca Juga  Fakta Guru Ngaji Cabuli 5 Murid: Minta Kasus Diselesaikan secara Kekeluargaan hingga Mengaku Khilaf

 

“Tidak pernah RS meng-COVID-kan. Itu sangat menyakitkan para dokter dan para medis yang telah berjuang untuk menyelamatkan jiwa yang lain. Semua ada bukti bila menentukan diagnosa,” jelasnya.

Baca Juga  Uang dan Emas Hasil Jerih Payah Jadi Kuli Bangunan Raib Digondol Maling

Aksi sekelompok orang tersebut viral dalam video berdurasi 2.41 menit. Dugaan peng-COVID-an itu bahkan dijadikan frame video tersebut. Pada bagian atas frame tertulis ‘RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya Jawa Timur’. Pada bagian samping tertulis huruf kapital berukuran besar berwarna merah ‘BISNIS COVID19’.

 

Dan di bawahnya tertulis keterangan ‘Rata rata rumah sakit begini semua kelakuannya,,seenaknya orang yg meninggal didlm.rumah sakit di ponis Covid19.. padahal penyakit bawaan dr dulu emg sdh diderita pasien. Apkah tidak cukup gaji yang kalian terima sehingga orang meninggal pun kalin bisniskan ingat kalian itu bukan binatang kalian itu punya otak ayo jangan bertingkah seperti anjing’

Baca Juga  Profil Yahya Waloni, Ustaz yang Juga Mantan Rektor Sekolah Theologia

 

Artikel asli detik

1 Likes