Istri Sakit, Pak Arman Bersepeda Jualan Kopi, Kini Jadi Sopir Atta Halilintar, Dapat Gaji Fantastis

Kisah pilu pak Arman, sopir yang viral mencari kerja sudah mengetuk pintu hati Atta Halilintar hingga menjadikannya sopir pribadi.

Sebelum diangkat jadi sopir pribadi Atta Halilintar, Pak Arman sering mengayuh sepeda jualan kopi kelliling Jakarta.

Dilansir dari akun Instagram-nya, @s.arman51, pria 66 tahun itu menunjukkan sedang foto bersama sepedanya.

Pak Arman tengah duduk dengan sepeda, sambil membawa tas serta termosnya.

Ia mengaku sudah keliling Jakarta naik sepeda, karena sedang butuh pekerjaan.

Di sepedanya, Pak Arman selalu menggantung kertas yang bertuliskan menawarkan jasa jadi sopir.

Baca Juga  Begini Keseharian Nenek Tawen yang Diviralkan Kerap Dimaki Anak

“Anda butuh sopir, hubungi: 081584859600 Pak Arman.”

Hal itu dilakukan agar Pak Arman dapat biaya untuk berobat istrinya yang sedang sakit keras.

Tak hanya itu, Pak Arman butuh uang untuk membayar sewa kontrakan rumahnya.

Keliling Jakarta naik sepeda ini sudah dilakukan Arman sejak akhir 2020, ketika bansos sembako dari pemerintah, diganti dengan uang tunai.

“Dari 2020 menjelang tahun baru 2021, pokoknya sesudah bansos itu diganti uang.”

“Jadi saya kehabisan bansos sembako, sebelumnya di rumah ada beras jadi habis, begitu habis diganti uang, tapi kalau uang Rp 300 ribu itu tidak mencukupi, akhirnya habis,” kata Arman kepada Tribunnews.com, Minggu (2/5/2021).

Baca Juga  Viral Anak yang Baru Jadi Polisi Ini Ciumi Jenazah Bapaknya

Arman yang sempat menganggur sejak pandemi awalnya menaruh iklan di pohon-pohon di jalanan.

Tetapi, iklan tersebut selalu dicabut oleh Satpol PP.

Untuk itu, ia pun berinisiatif untuk menulis iklannya di sepeda, sembari berjualan kopi di pinggir jalan.

Saat membuat iklan tersebut, Arman pun sempat mendapat cibiran dari orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga  Akun Facebook Media AS Bahas Indomie, Netizen Berbagai Negara Puji Kenikmatannya

“Banyak yang ngatain saya udah gila pasang begituan padahal nggak laku,” terangnya.

Tetapi, buah dari iklannya itu, Arman akhirnya mendapatkan beberapa tawaran pekerjaan.

Sayangnya, tawaran yang datang berada jauh dari posisinya, di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

Ada yang datang dari daerah Depok, Surabaya hingga Kalimantan.

Akhirnya, Arman pun harus merelakan tawaran tersebut untuk kembali berjualan kopi di pinggir jalan.

Selain tidak ada modal, Arman pun memiliki istri yang sedang sakit dan perlu dirawat ketika kambuh.

3 Likes

Tinggalkan Balasan