MallGede News Jasa Marga: Penutupan Rest Area Km 50 Tol Japek Atas Saran Korlantas Polri

Jasa Marga: Penutupan Rest Area Km 50 Tol Japek Atas Saran Korlantas Polri

Jasa Marga mengatakan Korlantas Polri memberi saran agar rest area km 50 tol Jakarta-Cikampek (Japek) ditutup permanen. Salah satu penyebabnya karena di lokasi tersebut terdapat pertemuan arus lalu lintas antara tol elevated dan tol bawah Japek.

“Sejak dioperasikannya Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated pada Desember 2019 khususnya pada masa liburan kerap terjadi kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, arah Cikampek, pada ruas antara KM 48-KM 50,” kata Corporate Communication & Community Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Selasa (22/12/2020).

Baca Juga  Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

“Mencermati hal tersebut, Korlantas Polri melalui surat tanggal 6 Februari 2020, menyarankan penutupan Rest Area KM 50 A dan melakukan pelebaran jalur jalan tol mulai KM 48-Km 50,” sambungnya.

Tak hanya itu, Heru mengatakan di rest area km 50 kerap terjadi kepadatan dan penumpukan pengunjung yang beristirahat. Hal ini menyebabkan lalu lintas di jalur utama tol Japek tersendat.

“Kepadatan pada lokasi tersebut, ditambah dengan adanya kendaraan yang keluar masuk Rest Area yang terletak di KM 50 A dimana aktivitas tersebut, menimbulkan antrean yang mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek,” ucapnya.

Baca Juga  Positif Covid, Syekh Ali Jaber Kini Masuk ICU

Untuk itu, sejak Februari Jasa Marga telah merencanakan penutupan rest area ini secara permanen dan melebarkan jalan tol di sekitar km 48 hingga km 50. Keputusan ini, sebut Heru, diperkuat dengan instruksi Badan Pengatur Jalan Tol per tanggal 20 Maret 2020. Heru pun mengklaim pihaknya telah mensosialisasikan rencana ini kepada pedagang sekitar.

“Untuk itu pada bulan Februari hingga akhir April 2020, Jasa Marga melaksanakan pembangunan jalur pelebaran di lokasi KM 48-KM 50. Sejak saat itu pula, Jasa Marga secara aktif melakukan sosialisasi kepada para tenant dan pengelola Rest Area KM 50 A dan disepakati tempat berusaha baru di lokasi Rest Area KM 71 B,” jelasnya.

Baca Juga  Dihukum Terkait Kasus ITE, Perempuan di Aceh Bawa Bayi 6 Bulan ke Bui

Kemudian, pada Juni-Desember 2020 Jasa Marga mulai mempersiapkan lokasi relokasi para pedagang di km 71 B. Akhirnya per Senin, 21 Desember 2020 pemilik tenant bisa menempati kios barunya.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan