Kakek 83 Tahun Gantung Diri, Tinggalkan Surat untuk Warga dan Wasiat kepada Anak

Ngateman (83) warga Kenteng, Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga ditemukan meninggal dunia di tempat pembibitan tanaman yang tak jauh dari rumahnya, Senin (28/6/2021). Kakek ini meninggal dunia setelah gantung diri dengan kain.

Diduga, Ngateman nekat bunuh diri lantaran mengalami depresi. Korban juga meninggalkan secarik surat yang berisi permohonan maaf kepada warga kampung dan wasiat kepada anak-anaknya untuk berhati-hati dan jujur ketika bekerja.

Baca Juga  Jokowi : Dulu Dibilang Plonga-Plongo Lalu Otoriter Sekarang King of Lip Service

Sekretaris Lurah Tegalrejo, Sugeng Ariyanto mengatakan, berdasarkan keterangan warga, pada 24 Juni 2021 sekitar pukul 23.30 WIB, korban sempat mencoba bunuh diri di depan rumahnya.

Namun diketahui oleh tetangga dan akhirnya korban mengurungkan niatnya.

“Tadi pagi, korban ditemukan meninggal dunia akibat bunuh. Sebelum bunuh diri, korban sempat menulis surat wasiat untuk tetangga dan anak-anaknya,” kata Sugeng.

Baca Juga  Gus Yaqut Tegaskan Komitmen untuk Memberantas Intoleransi di Indonesia

Menurutnya, sebelumnya korban sempat berkeluh kesah dengan tetangga mengenai kondisi kehidupannya di masa pandemi belum. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit TBC dan lambung.

“Kejadian ini, murni bunuh diri. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan barang bukti seperti kain ya g digunakan untuk gantung diri,” ujar Sugeng.

Baca Juga  Yaqut Cholil Qoumas: Agama Jangan Lagi Digunakan Jadi Alat Politik

“Selain itu, pada tubuh korban juga didapati tanda-tanda bunuh diri seperti mengeluarkan fases dan lehernya patah. Pihak keluarga juga bisa menerima kejadian jni dan akan membuat surat pernyataan,” ujarnya.

 

Artikel asli inews

0 Likes