Kakek di Sulsel Bangun Rumah Bawah Tanah Hanya dengan Cangkul dan Sekop

Zainuddin, kakek di Desa Awang Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial setelah membangun rumah di bawah tanah selama 2 tahun penggalian menggunakan cangkul dan sekop.

Menurut Kepala Desa Awang Cenrana Abdul Hamid, Zainuddin memiliki penyakit gangguan saraf sehingga membuatnya tidak normal.

“Itu orang ada riwayat hidupnya memang, artinya memang tidak normal, orang tidak sehat. Dia memang beberapa kali masuk di ahli saraf, dan riwayat hidupnya memang pernah gangguan jiwa,” ujar Abdul Hamid saat berbincang dengan detikcom, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga  Pakai Akun Belanja Online Sang Ibu, Bocah Ini Beli Es Krim Rp 37 Juta

Zainuddin memang tinggal sebatang kara usai 2 kali bercerai. Dia memiliki 1 anak, namun tidak tinggal bersama dengannya.

Abdul Hamid mengungkapkan, rumah bawah tanah berbentuk bungker yang dibangun oleh warganya itu dibangun secara spontan dan tidak direncanakan. Zainudin awalnya hanya ingin membangun kolam ikan di halaman rumahnya, namun seketika dibuatnya menjadi rumah berbentuk bungker.

“Namanya juga orang tidak normal, dia mungkin melihat-lihat, bagaimana (kalau dibuat rumah bawah tanah). Awalnya kemarin dia bikin kolam ikan, tapi dia gali-gali ya begitu (jadi bungker), namanya orang tidak sehat sehingga sembarang dia bikin,” katanya.

Baca Juga  Istri Sakit, Pak Arman Bersepeda Jualan Kopi, Kini Jadi Sopir Atta Halilintar, Dapat Gaji Fantastis

Meski dikenal sudah normal lagi kejiwaannya, namun Zainuddin tetap bisa diajak berbicara dan berdiskusi layaknya orang sehat.

“Kalau kita ngobrol dia agak sehat-sehat, tapi perilaku sehari-harinya itu ya dia kayak tidak sehat,” paparnya.

Abdul Hamid lantas membiarkan Zainuddin mengerjakan apa yang dia ingin kerjakan dari rumah bawah tanahnya. Hal itu lebih baik dilakukan Zainuddin ketimbang ke luar rumah dan membuat sesuatu yang tidak jelas.

Baca Juga  Miyabi Curhat Senang Datang ke Indonesia tapi Selalu Diusir Secara Paksa

“Perilaku sehari-harinya menandakan dia tidak sehat, yang jelas keluarganya bilang, daripada keluar jalan-jalan mendingan tinggal di rumah,” paparnya.

Rumah bawah tanah yang dibangun selama 2 tahun itu digali Zainuddin dengan alat seadanya. “Itu dia gali cuma pakai cangkul sama alat sekop,” pungkasnya.

 

 

0 Likes

Tinggalkan Balasan