Kisah Arpiet Coba Gabung ISIS: Jual Rumah Rp6 M, Berujung Bui

Warga Kemang, Jakarta Selatan, Arpiet Mahfuz Fitri Kemora alias Arpiet Kemora alias Arpiet alias Abu Naufal (50) rela melego rumahnya seharga Rp6 miliar untuk memuluskan rencana bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Irak-Suriah (ISIS) bersama keluarganya.
Ia diketahui sudah divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur, 31 Maret 2021.

Hakim menyebutnya “telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Terorisme” sebagaimana Pasal 15 Jo Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU dalam dakwaan alternatif kesatu.

Baca Juga  Viral Video Seorang Pria Bergamis Salat di Tengah Jalan Raya

Dalam salinan putusan, majelis hakim menguraikan kronologi Arpiet terlibat dalam tindak pidana tersebut sebagai berikut.

2008
Semua berawal ketika pada 2008 Arpiet mengikuti kajian bertempat di Al Azhar, Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang digawangi oleh Abu Jibril dan Abu Bakar Ba’asyir. Pada saat itu, panitia memperkenalkan Arpiet kepada keduanya yang diklaim dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).

Rumah Arpiet yang berada di Pejaten, Pasar Minggu, lantas dijadikan markas kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) wilayah Jakarta dengan Amir Abdul Haris alias Haris Amir Falah.

Baca Juga  Kisah Wanita yang Menyesal Membesarkan Simpanse Seperti Anak Sendiri

2009
Arpiet kemudian bergabung dengan kelompok JAT dan melakukan baiat kepada Amir kelompok JAT, Abu Bakar Ba’asyir.

Ia disebut juga turut menyumbangkan dananya untuk kegiatan yang dilakukan kelompok JAT termasuk i’dad atau pelatihan militer di daerah Aceh yang dikirim melalui salah satu anak buah Aman Abdurrahman, yang kini berstatus narapidana teroris.

2014
Abu Bakar Ba’asyir selaku Amir atau pimpinan JAT menyatakan berbaiat kepada pimpinan kelompok Negara Islam Irak-Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi di Suriah. Kemudian Abu Bakar Ba’asyir memerintahkan kepada seluruh anggota JAT, termasuk Arpiet, untuk melakukan hal serupa.

Baca Juga  Tanah Longsor Hantam Kuburan, Ratusan Jasad dan Peti Mati Jatuh ke Laut

2016
Maret 2016, Arpiet bersama Istrinya Poppy Pasaribu dan dua anaknya, Ariq dan Adli, berangkat ke Turki dari Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines menuju Bandara Ataturk Istanbul. Saat itu, ia juga sudah membeli tiket pulang.

3 Likes

Tinggalkan Balasan