Kisah Gigih Nenek 70 Tahun Penambal Ban di Kudus yang Menyentuh Hati

Usia yang tak lagi muda lantas tak membuat Mbah Kasminah (70) di Kudus, Jawa Tengah untuk berpangku tangan. Nenek penambal ban yang mempunyai 10 cucu dan 2 cicit ini membagi kisah semangatnya.

Lokasi bengkel tambal bannya berada di jalan alternatif Kudus-Pati turut Desa Mejobo Kecamatan Mejobo. Lokasinya cukup strategis karena tepat berada di pinggir jalan.

Bengkel Mbah Kasminah cukup sederhana. Bangunan berdiri dari batu bata dan pintunya berupa seng. Di bengkelnya terdapat peralatan lengkap untuk menambal ban sepeda motor dan sepeda kayuh.

Baca Juga  Bocah Perempuan Tewas Terlindas Saat Mengadang Truk yang Dikemudikan Ayahnya

Tak hanya menambal ban, bengkel milik Mbah Kasminah juga menyediakan ganti ban baru dan oli baru. Di depan bangunan bengkel terdapat tulisan ‘bengkel tubles Mejobo, setel ruji, servis pit, dan ganti oli’.

“Saya Mbah Hj Kasminah warga Desa Mejobo Kecamatan Mejobo, usianya saja sudah 70 tahun,” kata Kasminah memperkenalkan diri saat ditemui detikcom di bengkelnya, Selasa (4/5/2021).

Kasminah mengatakan meski usianya tidak muda lagi, dia masih bersemangat untuk tetap bekerja. Menurutnya bengkel miliknya merupakan bengkel untuk motor dan sepeda. Keluarganya sudah memiliki bengkel sejak tahun 1980an, tapi dulunya dikelola oleh sang suami.

Baca Juga  Viral Pria Penjual Bawang Mirip Sule dari Brebes

“Ini bengkel ya sepeda, ya sepeda motor. Pokoknya motor ya motor, kadang ada sepeda ya sepeda. Dulunya yang kerja suami saya di sini,” jelas ibu enam anak ini.

Kasminah mengatakan dia bekerja menjadi tukang tambal ban sejak suaminya meninggal dunia pada tahun 2015 lalu.

“Suami saya sakit awalnya, sampai dua tahun, jadi tidak ada yang bekerja. Terus langsung saya nekat, ada orang tambal ban ke sini, saya belajar. Kalau rusak tidak saya minta ganti rugi. Terus ada orang lagi yang mau tambal, saya bilang orangnya (suami) saya sakit, belajarlah,” cerita Kasminah.

Baca Juga  Cerita Kades di Jember Ditipu Rp 4,7 M Pria yang Berwajah Mirip Mantan Kapolri

“Paginya terus, mulanya dapat satu, terus dapat tiga. Terus ada yang tambal ban sepeda di sini. Lambat laun kok terus bisa (menambal ban),” sambungnya.

Dia mengatakan awalnya bengkelnya terletak di depan rumahnya. Namun kemudian pindah di sebelah jembatan persis pinggir jalan alternatif Kudus-Pati turut Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo pada 2018 silam.

2 Likes

Tinggalkan Balasan