Kisah Satpam yang Makan Nasi Lauk Bawang, Sudah Jadi Bekal Harian, Tak Mau Terima Sumbangan

Satpam yang fotonya viral karena memakan nasi lauk bawang mentah di Malaysia, ternyata sudah terbiasa melakukannya sehari-hari.

Klaim tersebut disampaikan Apit Lid (33) yang mengunggah foto si satpam di Facebook pada Minggu (7/3/2021).

Dalam fotonya, tampak satpam yang tak diperlihatkan wajahnya itu sedang duduk di kursi sambil membawa sekotak nasi bekal.

Namun, tidak seperti bekal makanan pada umumnya, nasi berkuah satpam tersebut hanya berlauk bawang merah dan putih mentah.

Kepada Kompas.com, Apit menceritakan kisah satpam yang menarik rasa iba banyak orang itu.

Baca Juga  Miyabi Curhat Senang Datang ke Indonesia tapi Selalu Diusir Secara Paksa

“Itu memang makanan harian dia, ada masa (waktu) kami belikan dia makanan, selepas viral dia tidak makan di tempat terbuka lagi,” terang Apit saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (15/3/2021).

Tapi, imbuh Apit, satpam itu bukan orang susah. Ia hanya berhemat, dan makan nasi lauk bawang mentah sudah menjadi kebiasaan sehari-hari warga negara asalnya yang bekerja di sana.

“Dia sebenarnya mampu, dia yang memilih untuk hidup begitu seharian,” terangnya.

Baca Juga  Viralkan Nenek Tawen Kerap Dimaki Anak, TikTokers Ini Minta Maaf

Apit melanjutkan, satpam asal Nepal itu malu setelah mengetahui fotonya viral.

“Saya cuma minta ambil gambar apa yang dia makan dan mau kongsi (berbagi) dengan kawan-kawan FB (Facebook) saja, tapi sudah viral sampai kawan-kawan kerja dia tahu, jadi dia malu,” ungkap Apit yang bekerja sebagai sopir ambulans.

Apit mengaku sebagai teman si satpam, dan akrab dengannya karena sering ada keperluan di tempat kerjanya.

Meski begitu Apit menuturkan, dia diminta si satpam untuk tidak mengungkap identitas dan di mana staf keamanan tersebut bekerja.

Baca Juga  Kisah Wanita Viral karena Tegar Datang ke Nikahan Eks Suami Saat Baru Cerai

Ia juga diminta untuk tidak memberitahu tentang keluarganya di kampung, yang kabarnya dikirimi 90 persen gaji oleh satpam tersebut.

Satpam itu sendiri dikatakan hanya menghabiskan tak sampai 100 ringgit (Rp 350.000) untuk belanja makanan bulanan.

Tidak menerima bantuan, tapi…
Meski menu makanannya membuat orang-orang mengelus dada, satpam itu enggan menerima bantuan uang.

Ada beberapa orang yang menawarkan bantuan kepada si satpam, tetapi Apit berkata rekannya itu selalu menolak, kecuali pemberian darinya.

0 Likes