Klaim Telah Bebas Covid-19, Ribuan Warga Wuhan Padati Festival Musik

Kota Wuhan yang ada di Provinsi Hubei, China, tahun lalu menjadi pusat perhatian masyarakat dunia sebagai kota di mana pertama kali infeksi virus corona dilaporkan.

Di kota itu pula terjadi penularan Covid-19 yang sangat tingga hingga menyebabkan warganya harus hidup di tengah kuncian panjang selama lebih dari 2 bulan pada awal tahun 2020.

Namun, kini kondisi sudah berbalik. Berdasarkan data pemerintah setempat, Wuhan dinyatakan hampir sepenuhnya bebas dari Covid-19, dan masyarakatnya sudah kembali ke kehidupan normal.

Dalam beberapa bulan terakhir, misalnya, tren konfirmasi kasus infeksi Covid-19 hanya ditemukan dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga masyarakat tidak lagi terlalu khawatir untuk bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Baca Juga  Puan Maharani Jatuh Hati Pada Tape Ketan Pulut hingga Sop Ayam Klaten

Salah satunya untuk menghadiri konser pertunjukan musik.

Dikutip dari Reuters,Minggu (2/5/2021), sekitar 11.000 warga datang ke Taman Garden Expo Wuhan untuk menghadiri Strawberry Music Festival yang dihelat bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, Sabtu (1/5/2021).

Mereka bersuka cita, berjoget, melompat, dan bernyanyi bersama menyaksikan para penampil membawakan hits-hits terbaiknya.

Ada segelintir di antara penonton yang tetap mengenakan masker, namun sebagian besar yang lain tampak tak mengenakannya.

Baca Juga  Makna Kenaikan Yesus Kristus ke Surga bagi Umat Kristiani

Salah satu perwakilan penyelenggara menyebutkan, telah dipasang pembatas di bagian depan setiap panggung (ada 3 pangung dalam festival itu) dan petugas keamanan bertugas di segala penjuru area.

Festival musik yang sama terpaksa digelar secara online tahun lalu karena penyebaran virus di kota itu yang masih belum terkendali.

“Tidak mudah bagi kami untuk bisa sampai di titik ini. Orang-orang di sini telah melakukan perjuangan besar dan membayar mahal dengan serangan virus yang pernah terjadi. Jadi saya merasa sangat bersemangat untuk ada di festival ini,” kata seorang warga Wuhan, Gao Yuchen (23).

Baca Juga  Ahli Jelaskan Sumur Zamzam Usia 4.000 Tahun Tak Pernah Kering

Berdasarkan informasi dari unggahan Twitter media China berbahasa Inggris, Global Times News, Sabtu (1/5/2021), festival ini rencananya diselenggarakan selama dua hari, yakni Sabtu (1/5/2021) dan hari ini, Minggu (2/5/2021).

Srawberry Music Festival juga menjadi festival musik yang diselenggarakan di luar ruangan pertama yang digelar kota itu seletah sekian lama masa upaya pengendalian virus corona.

1 Likes

Tinggalkan Balasan