MallGede Entertainment Komnas Perempuan: Gisel Adalah Korban, Setop Menghujat!

Komnas Perempuan: Gisel Adalah Korban, Setop Menghujat!

Gisella Anastasia atau Gisel telah angkat suara soal kasus video sy#r dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Namun sejumlah netizen masih saja menghujatnya.

Menyoroti hal itu, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyebut Gisel dalam kasus ini adalah korban. Masyarakat diminta berhenti menghakimi dan menghujat Gisel.

“Kita harus berhenti menghujat dan menghakimi korban (Gisel).Tapi sama-sama justru mendorong proses hukum yang berkeadilan,” kata Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga  Timbulkan Kerumunan Massa, Bupati Bogor Siap Bubarkan Syuting Sinetron Ikatan Cinta

Masyarakat diminta memahami situasi dengan teliti. Bukannya malah menghakimi, masyarakat didorong untuk fokus pada persoalan pendistribusian video sy#r agar kejadian serupa tidak terulang.

“Dengan menghentikan penghakiman dan sebaliknya memfokuskan pada persoalan pendistribusian dan juga pencegahan agar kejadian serupa tidak berulang di masa depan. Karena siapa saja bisa menjadi korban kan,” jelasnya.

Baca Juga  Perceraian Alvin Faiz, Amanah Nikah Muda dari Ayah yang Berujung Pisah

Andy juga merasa prihatin, sebab posisi perempuan dalam isu moralitas selalu menjadi korban penghakiman. Hal ini menurutnya tidak akan membuat perempuan sebagai korban menjadi lebih baik tetapi justru akan berdampak terhadap pemulihan psikologis.

“Terutama kan dalam isu-isu moralitas itu biasanya kan perempuan yang dihakimi. Karena penghakiman masyarakat dapat merintangi akses korban untuk dapat keadilan dan pemulihan” jelasnya.

Baca Juga  Ingatkan Tak Mudik pada Hari Lebaran, Denny Darko Prediksi Kematian Akan Meroket

Penghakiman terhadap Gisel di tengah kasus asusila pun tidak hanya berdampak terhadap Gisel sendiri, tapi juga terhadap putrinya, Gempita.

“Itu kan bisa punya dampak yang besar ya. Sebagai ibu kita harus membayangkan dampak yang terjadi dari pem-bully-an pada anaknya di masa depan,” katanya.

 

Artikel asli detik

3 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan