Kronologi Jalan Perumahan Ditutup Tembok 2,5 Meter, Berawal dari Pemasangan Lampu Merah

Warga di Kelurahan Penghentian Mapoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, dihebohkan dengan penutupan akses jalan umum di perumahan warga RT 001, RW 001.

Pasalnya, akses jalan umum tersebut ditutup tembok 2,5 meter oleh salah seorang warga setempat bernama Nur Sayuti.

Alasannya, karena lahan yang digunakan sebagai akses jalan umum itu diklaim miliknya.

Ketua RW 001 Rahmat saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Penutupan jalan tersebut sudah dilakukan sejak empat hari lalu.

Baca Juga  Wanita Sate Beracun Disebut Sudah Menikah Siri dengan Tomi

“Kata dia itu tanah milik istrinya bernama Dian Sukma bertugas di Sekwan DPRD Kota Pekanbaru. Bapak Sayuti itu pensiunan Bea Cukai. Jalan ditutup sudah 4 hari dengan dipasang batu bata,” kata Rahmat, Kamis (15/4/2021).

Diceritakannya, akses jalan tersebut sebenarnya sudah di aspal sejak 13 tahun lalu. Bahkan, selama ini tidak ada persoalan ketika dijadikan sebagai jalan umum.

Namun demikian, sikap Nur Sayuti berubah setelah melihat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memasang lampu merah di perempatan jalan tersebut tanpa izin beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Idul Adha Saat PPKM Darurat: Takbiran Keliling Dilarang, Salat Id di Rumah

Lantaran merasa tersinggung, warga yang mengklaim pemilik lahan itu lalu menemboknya dengan batu bata.

“Dia (Sayuti) marah, kenapa orang Dishub tidak izin pasang lampu merah. Setelah itu lah dipasangnya batu bata untuk menutup jalan,” ujar Rahmat.

Menyikapi kasus itu, pihak kelurahan dan kepolisian akan segera memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Baca Juga  Terkuaknya Kasus Video P#rn# Ketua PDIP Pangkep yang Seret Anggota Dewan

Sementara itu, dari pantauan di lokasi kejadian tak sedikit warga pengguna jalan yang akhirnya harus berputar balik.

Mereka juga tak sedikit yang merasa kesal karena jalan umum tersebut ditutup. Padahal, akses jalan itu merupakan salah satu akses warga menuju jalan lintas Sumatera.

“Saya kaget kok jalannya ditutup. Saya terpaksa balik lagi,” ujar warga pengguna jalan, Wawan kepada Kompas.com.

Artikel asli kompas

1 Likes

Tinggalkan Balasan