Luka Tertusuk Udang Mentah Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging, Pria Ini Kehilangan Jarinya

Seorang pria Singapura harus memotong sebagian jari telunjuk kanannya setelah terinfeksi oleh bakteri pemakan daging. Ini terjadi ketika jarinya tertusuk udang mentah yang tengah ia bersihkan.

 

Dalam sebuah laporan oleh The Straits Times, korban mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya ia tertusuk udah dan berpikir bahwa kali ini tak akan jauh berbeda. Namun, jarinya kemudian mulai menghitam dan pada hari berikutnya, ia mulai mengalami demam.

Setelah pergi ke klinik 24 jam, ia diminta pergi segera ke rumah sakit. Pria itu kemudian harus menjalani operasi pada malam yang sama dan dirawat di rumah sakit selama tujuh hari setelahnya, termasuk dua hari di unit perawatan intensif.

Baca Juga  Gemas, Viral Video Kucing Cosplay Pakai Baju Muslim

Masih bisa diselamatkan

Menurut dokter yang merawat, untung pria itu segera pergi ke rumah sakit. Sebab jika pria itu menunggu satu hari lagi untuk menemui dokter, dia bisa kehilangan seluruh lengannya atau bahkan mati ketika bakteri pemakan daging itu mencapai ketiaknya. Pria itu pun meminta yang lain belajar dari kisanya: berhati-hati saat membersihkan makanan laut.

Baca Juga  Miyabi Curhat Senang Datang ke Indonesia tapi Selalu Diusir Secara Paksa

Menyebabkan infeksi

Menurut Centers For Disease Control and Prevention (CDC), Vibrio vulnificus adalah sejenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi karena makan makanan laut mentah atau setengah matang. Infeksi ini dapat terjadi melalui luka terbuka jika luka bersentuhan dengan makanan laut mentah atau kurang matang, menetes, atau dengan air asin.

“Spesies bakteri ini bahkan dapat menyebabkan infeksi luka yang mengancam jiwa. Banyak orang dengan infeksi bakteri ini memerlukan perawatan intensif atau amputasi anggota tubuh dan sekitar satu dari lima orang dengan infeksi ini meninggal,” kata CDC.

Baca Juga  Guru Honorer di Semarang Terjerat Pinjol, Utang Rp 3,7 Juta Bengkak Rp 206 Juta

Menyebabkan daging di sekitar luka mati

Lebih lanjut, CDC menyatakan bahwa Vibrio vulnificus juga dapat menyebabkan necrotizing fasciitis, yakni infeksi parah yang menyebabkan daging di sekitar luka terbuka mati. Beberapa laporan media menyebut jenis infeksi ini sebagai bakteri pemakan daging, meski infeksi ini sebenarnya dapat disebabkan oleh lebih dari satu jenis bakteri.

Artikel asli liputan6

 

 

0 Likes