MallGede News Masyarakat Kota Medan Senang FPI Sudah di Bubarkan

Masyarakat Kota Medan Senang FPI Sudah di Bubarkan

Pemerintah menetapkan larangan terhadap seluruh kegiatan Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia  setelah dinyatakan bubar per 21 Juni 2019. Pemerintah juga secara resmi melarang seluruh warga Indonesia menggunakan atribut FPI hingga mengikuti kegiatan organisasi tersebut.
Ruas Jalan Kota Medan pun diramaikan dengan papan bunga ucapan terima kasih terhadap pemerintah karena telah membubarkan FPI. Seperti di kawasan Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Gedung DPRD Sumut dan DPRD Medan, ratusan papan bunga berdiri di bahu jalan dengan berbagai tulisan ucapan.

Baca Juga  Tersinggung Dagangannya Diejek, Sales Permen Bunuh Nenek di Kediri

Berdasarkan pantauan papan bunga ucapan selamat juga tampak dari Forum Guru Medan yang mengirimkan papan bunga dengan tulisan “Terima Kasih Pemerintah karena Membubarkan FPI”.

Sementara itu papan bunga dari Pengawal Fatwa Ulama yang memberikan papan bunga dengan tulisan “Alhamdulillah Indonesia Bebas dari FPI”.

Tidak hanya di Jalan Imam Bonjol Medan, papan bunga juga berserakan di Jalan Balai Kota Medan tepatnya di kawasan Lapangan Merdeka Medan. Papan bunga ini tampak sejak pagi dan terus berdatangan dari beberapa komunitas dan perorangan dari warga Medan.

Baca Juga  Anies Bicara Kasus Korupsi di Pemprov DKI: Tidak Ada Toleransi

Diketahui, pemerintah telah membubarkan dan menetapkan FPI sebagai organisasi terlarang. Pembubaran FPI tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani enam menteri dan pimpinan lembaga. SKB itu ditandatangani Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Komunikasi dan Informatika, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Baca Juga  Perempuan Majalengka Campur Bumbu Sate dengan Kalium Sianida

“Jadi, dengan larangan ini tidak punya legal standing, kepada aparat pemerintah pusat dan daerah kalau ada organisasi menamakan FPI dianggap tidak ada dan harus ditolak karena legal standingnya tidak ada terhitung hari ini,” kata Mahfud dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (30/12).

Artikel asli cnn

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan