Mobil Ambulans Tertangkap Basah Angkut Pemudik, Sopir Beralasan Ibunya Meninggal

Petugas di Pos Penyekatan Mudik Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, menahan laju sebuah mobil ambulans yang diduga mengangkut sejumlah pemudik, Jumat 7/5/2021). Sopir ambulans mengaku harus pulang kampung karena ibunya meninggal dunia.

Hanya saja, sopir ambulans B1445 FFA bernama Sandi itu tidak dapat menunjukan surat keterangan apapun yang menguatkan alasannya. Petugas kesehatan yang berjaga di pos penyekatan kemudian melakukan pengecekan kesehatan penumpang. Hasilnya seluruh penumpang dalam keadaan sehat. Mereka pun dipaksa putar balik.

Baca Juga  Kelompok yang Diduga Islam Militan Serang Dua Desa di Niger, 79 Orang Terbunuh

Sebelum akhirnya menurut arahan petugas, terjadi adu mulut antara Sandi dengan petugas. “Bapak tahu gak kalau orangtua meninggal, panik kan?” ucap Sandi.

Petugas lantas menegaskan bahwa warga yang melakukan perjalanan nonmudik harus membawa surat keterangan “Berbagai cara digunakan oleh masyarakat, tetap saja kita putar balik,” ujar Kepala Kepolisian Resort Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan.

Baca Juga  Diperiksa Polisi, Haikal Hassan Ditanya Bukti Mimpi Bertemu Rasulullah

Menurut Hendra, mudik dengan mobil ambulans bukan modus baru. Petugas gabungan akan lebih waspada terhadap pemudik yang mencoba mengelabui.

”Sebenarnya ini modus lama ya, kita dapati mobil ambulans yang mengangkut pemudik, kita putar balik bagi pemudik yang menggunakan ambulans,” ucapnya.

Baca Juga  Kominfo Akan Blokir Akun dan Website FPI Setelah Resmi Dilarang

Selain pemudik dengan ambulans, petugas juga mendapati beberapa modus lainnya yang digunakan pemudik agar lolos dari pemeriksaan petugas, seperti mudik menggunakan truk sayur, pura-pura jatuh pingsan hingga membeli air mineral galon di tengah malam.

”Modus seperti ini sering terjadi saat ada pelarangan mudik,” ucapnya.

Artikel asli sindo

2 Likes

Tinggalkan Balasan