MallGede Social Napi Mualaf di Penjara Virginia AS Tak Dijatah Makanan Buka Puasa dan Sahur

Napi Mualaf di Penjara Virginia AS Tak Dijatah Makanan Buka Puasa dan Sahur

Para narapidana muslim di penjara Negara Bagian Virginia dilaporkan dilarang berpuasa selama Ramadhan. Ini karena mereka tidak bisa mendapatkan makanan untuk berbuka puasa dan sahur. Beberapa kelompok hak asasi manusia (HAM) di Negeri Paman Sam itu pun meminta pemerintah negara bagian menyelidiki laporan tersebut

Baca Juga  Pesawat Putar Balik Setelah Kucing Masuk Kokpit dan Cakar Pilot

Mereka mengirim surat kepada gubernur Virginia, jaksa agung, otoritas lembaga pemasyarakatan, yang isinya menekankan bahwa setiap napi muslim memiliki hak konstitusi untuk berpuasa tanpa dibatasi.

Di penjara Wallens Ridge Virginia, beberapa narapidana muslim diberitahu staf penjara bahwa tidak semua dari mereka bisa memperoleh makanan untuk berbuka dan sahur. Ini karena terlalu banyak muslim yang masuk dalam daftar Ramadhan tahun ini. Penambahan jumlah napi muslim itu terjadi karena banyak dari mereka yang baru memeluk Islam atau mualaf.

Baca Juga  Pencuri Gali Lubang Bawah Tanah untuk Bobol 5 Toko, Uang Puluhan Juta Raib

“Napi menemukan kenyamanan dalam keiamanan mereka (menjadi muslim). Itu menyumbang sebagian dari jumlah napi muslim yang tinggi,” kata Nimra Azmi, pengacara dari Muslim Advocates, salah satu kelompok yang ikut mendesak pemerintah negara bagian, dikutip dari Arab News, Jumat (1/5/2020).

Baca Juga  Di-prank 'Pocong', Sopir Lari dan Truknya Terperosok ke Dalam Got
3 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *