Nawir Minta Maaf Copot Paksa Masker Jemaah Masjid: Saya Khilaf

Nawir (23), pemuda Masjid Al-Amanah, Bekasi, jadi sorotan usai aksi kasarnya mencopot paksa masker dari mulut jemaah bernama Roni Oktavian. Atas aksinya itu, Nawir minta maaf.

“Untuk semua masalah yang terjadi, alhamdulillah saya dan Pak Roni sudah menyelesaikannya di Polsek (Medan Satria) dan kepada media,” kata Nawir di Masjid Al-Amanah, Medan Satria, Bekasi, Rabu (5/5/2021).

Nawir meminta maaf atas sikap kasarnya mencopot paksa masker Roni Oktavian. Nawir mengaku khilaf.

“Adapun pembicaraan saya yang kemarin, arogansi, saya mohon maaf, karena saya juga manusia, yang penuh khilaf, saya mohon maaf kepada media dan para netizen,” terang Nawir.

Baca Juga  Menpan RB Larang ASN Berafiliasi atau Dukung HTI hingga FPI

Di kesempatan yang sama, Roni Oktavian juga memaafkan Nawir yang telah berlaku kasar kepadanya.

“Kita sebagai umat marilah berlapang dada, seperti halnya memang kita mengikuti hadis atau apa sifat nabi kita Muhammad SAW, marilah kita berlapang dada, saling memaafkan, dan Mas Nawir juga dan beserta pengurus masjid ini sudah mengakui, akan kesalahannya,” kata Roni.

Sebelumnya diberitakan, beredar video yang menampilkan Roni Oktavian dibentak-bentak dan maskernya direbut lalu dibanting pemuda berbaju merah. Video masker Roni direbut dan dibanting dibagikan akun Twitter @kurawa seperti dilihat pada Selasa (4/5/2021).

Baca Juga  Polda Jatim Bongkar Narkoba Santri, Alumni Pesantren dan Ustaz

Akun @kurawa mengunggah utas yang menceritakan pertemuannya dengan Roni Oktavian. Di unggahan nomor 12, dia menyertakan video masker Roni Oktavian direbut pemuda berbaju merah yang disebut bernama Nawir. Keduanya terlibat ketegangan terlebih dahulu.

“Mau lu apa? Buka masker apa susahnya!” kata pemuda yang disebut bernama Nawir itu sembari menunjuk-nunjuk Roni.

“Lu percaya nggak ama Al-Qur’an, gua tanya, lu percaya nggak sama ayat Qur’an?” cecar Nawir.

Baca Juga  Bantah FPI Organisasi Teroris, Rizieq Shihab: Kami Tak Pernah Punya Masalah dengan Pancasila

Di tengah keributan itu, ada pemuda berbaju batik lengan pendek dengan tas di dadanya yang mencoba menengahi. Masker sempat menggantung di dagu pria itu. Dia menahan Nawir yang terus maju ke arah Roni Oktavian.

“Udeh, udeh, ya udeh, solat aja dah,” kata pria itu.

Namun Nawir tetap membentak-bentak Roni. Nawir kembali menunjuk-nunjuk Roni.

“Mau lu apa? Kalo lu nggak mau keluar, lu ikutin peraturan di sini!” ujar Nawir.

2 Likes

Tinggalkan Balasan