Netizen Soroti Ajakan Jokowi Belanja Bipang Ambawang, Ternyata Babi Panggang

Jagat dunia maya tengah ramai Bipang.

Hal ini menyusul beredarnya video pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mempromosikan bipang Ambawang, Kalimantan Barat.

Potongan video Jokowi itu ramai di Twitter.

Kata “bipang” bahkan menjadi trending topic di media sosial tersebut.

Bipang sendiri bisa berupa kue beras dan ada pula bipang babi panggang.

Namun, narasi yang beredar di media sosial adalah bipang babi panggang.

Netizen banyak yang menyoroti bipang yang dinarasikan sebagai babi panggang yang termasuk makanan haram bagi umat Islam.

Baca Juga  Curhat Wanita Bayar Make Up Pengantin Rp 11 Juta, Hasilnya Jadi Sorotan

Mereka bahkan mempertanyakan mengapa Presiden Jokowi mempromosikan bipang Ambawang pada saat menjelang Lebaran.

“Waduh siapa sih yang bikin narasi untuk oleh² mudik “Bipang Ambawang” ? Gila ente bro, kepala negara Lo buat promosi kuliner “Babi Panggang” dalam suasana mudik lebaran,” kata akun @Nicho_Silalahi.

“Ngomong pesan Bipang (babi panggang) dalam konteks liburan lebaran tentu kurang elok. Tapi jangan lupa juga ada libur kenaikan Isa al Masih. Artinya, menyebut Bipang dalam konteks ini tentu bisa dipahami. Kelirunya itu gak semua konteks liburan disebutkan sedari awal. Heboh deh,” timpal akun @na_dirs.

Baca Juga  Viral Kisah Sedih Dulu Istri Pejabat, Kini Jadi Driver Ojol di Cirebon

“Hemat saya, bisa dipahami seorang Presiden mengajak membeli bipang, sejauh ajakan itu ditujukan untuk warganya yg tak mengharamkannya. Bukankah warganya tak semuanya muslim?” cuit @na_dirs.

Adapun sebelumnya potongan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat Indonesia untuk belanja online viral di media sosial.

Menurut Jokowi, semua makanan khas daerah bisa dipesan online sehingga masyarakat tak perlu mudik ke kapung halaman.

Hanya saja, dalam video itu Jokowi menyebut Bipang Ambawang asal Kalimantan sebagai salah satunya.

Baca Juga  Viral Pedagang Sate Tolak Terima Uang Baru Rp 75 Ribu

“Untuk bapak ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah,” kata Jokowi dalam tersebut.

Penjelasan Kementerian Perdagangan

Setelah ditelusuri, video tersebut rupanya merupakan potongan video pidato Jokowi yang diunggah di akun YouTube Kementerian Perdagangan pada 5 Mei 2021.

1 Likes

Tinggalkan Balasan