Pengamat: Pilpres 2024 PDIP Gerindra Berkoalisi Usung Prabowo-Puan, Lawannya Anies Baswedan

PDI Perjuangan dan Partai Gerindra diprediksi akan berkoalisi di Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai koalisi PDIP dan Gerindra sangat mungkin terwujud.

Penilaian ini berkaca dari kesamaan ideologi kedua partai serta hubungan baik Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri maupun Presiden Jokowi.

“Menurut saya, hampir pasti PDI-P ini berkoalisi dengan Gerindra, bahkan istilahnya PDI-P dan Gerindra ini sudah kawin gantung begitu, tinggal menunggu peresmian saja di tahun 2024 yang akan datang,” ujar Qodari saat dihubungi, dikutip dari Kompas.com, Minggu (30/5/2021).

Baca Juga  Israel Gempur Rumah Pemimpin Hamas di Gaza!

Lantas siapa lawan Prabowo Subianto jika PDIP berkoalisi dengan Gerindra.

Qodari menilai jika pasangan Prabowo-Puan dari koalisi tersebut terbentuk maka partai pendukung pemerintah seperti Partai Golkar, Partai Nasdem dan partai oposisi seperti PKS akan mencari calon lainnya.

“Calon yang lain itu dari mana, saya kira kemungkinan besar adalah Anies Baswedan,” ujar Qodari.

Qodari menambahkan Anies Baswedan berpeluang besar menjadi penantang Prabowo karena selalu berada di papan atas dari berbagai hasil survei elektabilitas calon presiden, bersama Prabowo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca Juga  Malaysia Disebut-sebut Jadi Target Serangan Selanjutnya seusai Retas 120 Situs Database Israel

Selain itu, menurut Qodari, Anies Baswedan memiliki basis massa yang telah terdefinisi dengan jelas yakni kelompok Islam.

“Nanti akan dipakai sentimen keagamaan, sentimen Islam, karena Anies naik jadi gubernur di Jakarta ini dengan menunggang sentimen Islam tersebut,” ujar Qodari.

Qodari juga memprediksi, bila Anies maju sebagai calon presiden, calon wakil presiden yang akan digandeng bukan dari kalangan ketua umum partai.

“Kemungkinan besar wakilnya Anies Baswedan itu bukan dari ketua umum partai karena ketua umum partai akan saling berebut satu dengan yang lain dan akhirnya wakilnya adalah bukan orang partai,” ujar Qodari.

Baca Juga  Maaher Minta ke RS UMMI, RS Polri: Kalau Pindah Biasanya ke RS Lebih Tinggi

Di samping itu, Qodari memprediksi PDI-P dan Gerindra akan menggaet partai-partai bernuansa Islam ke dalam koalisi pengusung Prabowo Subianto.

“Yang pasti PKB, kemudian bisa PPP, tetapi kalau dianggap PPP itu juga partai Islam tradisionalis dan lebih memilih partai Islam modernism mungkin PAN yang akan ditarik bergabung dengan koalisi PDI-P, Gerindra, dan PKB,” ujar Qodari.

1 Likes