MallGede Technology Perempuan Dipenjara Gegara Pakai Windows dan Office Bajakan

Perempuan Dipenjara Gegara Pakai Windows dan Office Bajakan

Seorang perempuan divonis 6 bulan penjara di Madrid, Spanyol, setelah menggunakan Windows Bajakan. Mahkamah Agung Spanyol turut menjatuhkan denda sebesar 3.600 euro (sekitar Rp 62,7 juta).

Selain itu, dia harus membayar produk Microsoft berlisensi sesuai dengan berapa lama dirinya menggunakan untuk bekerja, dikutip detikINET dari Menosfios, Senin (31/5/2021).

Diketahui dua dari delapan komputer yang digunakan oleh wanita tersebut terbukti menggunakan sistem operasi bajakan. Aksinya pertama kali terdeteksi pada 2017, namun belum diketahui bagaimana pihak berwenang bisa mengetahuinya.

Baca Juga  Cemas Pengguna Kabur, WhatsApp Tunda Kebijakan Bagi Data

Sebenarnya wanita ini telah dua kali mengajukan banding ke pengadilan. Namun ternyata ia harus menerima penolakan dan pasrah menerima hukuman yang dilayangkan kepadanya.

Ini merupakan pertama kalinya Mahkamah Agung Spanyol menjatuhkan hukuman dalam kasus pembajakan terhadap kekayaan intelektual. Selama ini hanya kasus pembajakan file secara masif yang mengalami persidangan seperti itu.

Baca Juga  Tesla Termurah di RI Dapat Penyegaran

Untuk kasus ini sendiri, pengadilan Spanyol berpegang pada KUHP tahun 2015, yang mencakup eksploitasi ekonomi produk tanpa lisensi.

Gugatan yang dilayangkan oleh Microsoft bisa menjadi peringatan kepada pengguna lain, baik di Spanyol maupun negara lain, bahwa mereka serius dalam memberantas pembajakan terhadap aplikasinya.

Sementara itu, Windows generasi baru akan segera hadir, seperti yang diungkapkan oleh CEO Staya Nadella, dalam konferensi developer Build. Teaser tentang Windows generasi baru ini diumumkan hanya seminggu setelah Microsoft mematikan Windows 10X.

Baca Juga  Aceh Beli Pesawat N-219 Untuk Jangkau Daerah Kepulauan

Nantinya mereka akan membawa bagian terbaik dari Windows 10X ke Windows 10 versi utama. Nadella mengatakan bahwa Microsoft akan mengumumkannya dalam waktu dekat.

Hal ini mengingat Windows 10 akan berusia enam tahun di bulan Juni. Jadi kemungkinannya cukup besar bila pembaruan ini akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan.

Artikel asli detik

0 Likes

Author: Admin