Peringatan Keras Risma buat yang Nekat Beli Rokok Pakai Dana Bansos

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengingatkan masyarakat agar dana bantuan sosial (bansos) tidak digunakan untuk membeli rokok. Ia pun memberi peringatan, jika itu terjadi maka akan mengevaluasi penerima bansos.
Risma bilang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi instruksi agar dana bansos tidak dipakai untuk membeli rokok.

“Tadi instruksi seperti yang sudah disampaikan Bapak Menko, bahwa instruksi Bapak Presiden tidak ada penggunaan untuk pembelian rokok,” katanya usai ratas, Selasa (29/12/2020).

“Kami akan bicara kalau itu terjadi, mekanisme itu terjadi maka kami akan lakukan evaluasi untuk penerima bantuan. Karena sekali lagi, jangan sampai penerima bantuan ini untuk kesehatan namun kemudian ada masalah karena digunakan untuk rokok,” terangnya.

Baca Juga  ISIS Klaim Dalangi Bom Bunuh Diri di Baghdad yang Tewaskan 32 Orang

Pada kesempatan itu, Risma juga menyampaikan pihaknya akan memantau penggunaan bansos. Dia bilang, akan menyiapkan ‘alat’ yang bisa mengetahui penggunaan bansos tersebut.

“Yang ingin kami sampaikan tadi sudah disampaikan Bapak Menko dan disampaikan Bapak Presiden bahwa tidak ada lagi untuk pembelian rokok dan kami akan pantau. Karena insyaallah bulan Februari kami sudah akan menyiapkan tools alat untuk kami mengetahui belanja apa saja, dengan uang itu dibelanjakan untuk apa saja,” paparnya.

Baca Juga  Gubernur Anies Kembali Ngantor, Istri: Wangi Parfum Pagi Tercium Kembali

Bansos untuk 2021 akan disalurkan mulai pekan pertama Januari 2021. Ada sejumlah bantuan yang akan disalurkan ke masyarakat.

Risma memaparkan untuk penerima sembako atau bantuan sosial non tunai (BPNT) jumlahnya 18,8 juta penerima. Ada pun bantuan sebesar Rp 200 ribu per bulan yang akan diberikan dari Januari sampai Desember.

“Penerima program sembako atau BPNT tahun ini 18,8 juta penerima dan Rp 200 ribu per bulan akan diberikan diberikan Januari sampai dengan Desember,” ujarnya.

Baca Juga  Tak Tepati Janji Kampanye, Wali Kota Ini Diikat di Pohon oleh Warga

Kemudian, bantuan sosial tunai untuk tahun 2021 diberikan kepada 10 juta penerima di Indonesia termasuk Jabodetabek.

“Program bantuan sosial tunai itu 2021 penerimanya 10 juta termasuk seluruh Indonesia, termasuk Jabodetabek. Kemudian penyalurnya adalah PT Pos dan untuk indeks bantuan per bulan Rp 300 ribu penerima manfaat dan itu diberikan pemerintah itu Januari-Februari-Maret-April selama 4 bulan, tidak utuh selama satu tahun seperti PKH,” jelasnya.

2 Likes

Tinggalkan Balasan