Ponsel China Terbakar, Garuda Indonesia Larang Kargo Semua Tipe Vivo

Telah beredar surat Cargo Information Notice (CIN) milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang melarang pengiriman kargo semua tipe ponsel China merek Vivo. Kebijakan ini disebut-sebut sebagai buntut adanya insiden terbakarnya Vivo Y20 di Bandar Udara Internasional Hongkong pada Minggu, 11 April kemarin.

Adapun poin-poinnya adalah sebagai berikut. Pertama, mobile phone (smartphone) semua tipe merek Vivo dilarang untuk diterima/diangkut melalui kargo udara. Kedua, sparepart, aksesoris, dan selubung atau casing ponsel tanpa baterai lithium dapat diangkut melalui kargo udara.

Baca Juga  Kebiasaan Jepang, Pakai Lampu Hazard untuk Bilang Terima Kasih

Ketiga, petugas cargo acceptance (AVSEC) harus memastikan setiap pengiriman ponsel tidak terdapat merek Vivo semua tipe yang dibuktikan dengan packing list yang ada atau pengecekan secara random (acak).

“Semua unit dan personil operasional kargo agar mengimplementasikan prosedur yang berlaku (SOP) secara konsisten dan dimonitor dengan baik guna aspek safety (keselamatan) dan security (keamanan) tetap terjaga,” demikian bunyi poin keempat CIN Garuda Indonesia.

Surat CIN ini disebut mulai berlaku untuk seluruh stasiun perwakilan Garuda Indonesia sejak tanggal dikeluarkan, dan selanjutnya apabila ada perubahan dan atau ada perkembangan terbaru dari investigasi Otoritas Bandar Udara Internasional Hongkong (HKCAD) akan dievaluasi kembali dan disampaikan dengan penerbitan CIN baru.

Baca Juga  Duh! Lamborghini yang Digeber di Komplek Ternyata Nunggak Pajak Rp 100 Juta Lebih

Akun Twitter @garuda_cargo telah mengkonfirmasi kebenaran surat CIN tersebut. “Terima kasih telah menunggu. Untuk saat ini dapat kami informasikan mengenai CIN tersebut benar bahwa semua ponsel tipe merek Vivo dilarang diterima/diangkut melalui kargo udara. Terima kasih,” bunyi tweet balasan, seperti dikutip Rabu, 14 April 2021.

Bandar Udara Internasional Hong Kong telah mengembargo semua pengiriman ponsel China Vivo setelah salah satu kiriman perusahaan yang membawa seri Vivo Y20 yang terbakar.

Baca Juga  Seorang Lelaki di Kanada Bangun Kapal Selam Mini, Bisa Menyelam Hingga 122 Meter

“Dengan menyesal kami menginformasikan kepada Anda bahwa ada pembaruan terbaru dari embargo yang segera berlaku. Semua kargo dilarang menerima ‘CargoLink Logistics HK Co. Ltd’ dan ‘Sky Pacific Logistics HK Co Ltd’ atau co-loader yang diangkut dengan pesawat RH/HX hingga pemberitahuan lebih lanjut. Juga embargo semua jenis ponsel Vivo,” bunyi pengumuman resmi Hong Kong Air Cargo Carrier.

2 Likes

Tinggalkan Balasan