MallGede Entertainment Roy Marten Sebut Gisel Korban Dalam Kasus Video Sy#r

Roy Marten Sebut Gisel Korban Dalam Kasus Video Sy#r

Roy Marten ikut memantau kasus video syur yang menjerat Gisel. Ia menilai bahwasananya penetapan tersangka terhadap Gisella Anastasia dirasa kurang tepat. Terlebih video tersebut diambil Gisel untuk koleksi pribadi dan bukan untuk dipublikasikan.

Tak hanya Roy Marten, beberapa orang juga sepemikiran dengannya mengenai status tersangka Gisel dan MYD. Meskipun tak sedikit yang menghujat dan menyudutkan Gisel dan MYD mengenai hal tersebut.

Baca Juga  Polisi: Gisel dan Michael Yukinobu Tak Langsung Ditahan Karena Kooperatif

“Banyak yang menghujat, banyak juga yang menilai Gisel dan Michael (Nobu) adalah korban, mereka tidak seharusnya jadi tersangka, ada di story Instagram Ernest Prakasa. Om Roy setuju dengan ini?” tanya Feni Rose dalam kanal YouTube Rumpi.

“Hehe setuju,” jawab Roy Marten.

Dijelaskan Roy Marten, nasib sial dialami Gisel saat smartphone yang digunakan untuk merekam adegan sy#rnya hilang. Sampai akhirnya orang tak bertanggung jawab menyebar luaskan video tersebut sampai akhirnya trending di media sosial. Hal itu pun akhirnya berdampak besar buat keluarga terutama cucunya.

Baca Juga  Gisel Mengaku Rekam Video dalam Kondisi Mabuk

“Karena korbannya kan sebuah keluarga, anak-anak. Terutama pada anak-anak saya kira ya, pada Gempi,” tuturnya.

 

Gisel ditetapkan sebagai sebagai tersangka kasus video sy#r pada 29 Desember 2020. Penetapan itu dilakukan setelah ibu satu anak itu mengakui bahwa wanita yang berada dalam video sy#r tersebut adalah dirinya dengan pria berinisial MYD.

Baca Juga  Pesan Rizky Febian ke Teddy: Daripada Cari yang Bukan Haknya, Lebih Baik Kerja

Atas perbuatannya itu, Gisel dan MYD dijerat pasal 4 ayat 1 Jo pasal 29 dan atau pasal 8 jo pasal Undang – Undang nomor No. 44 tahun 2008 tentang p#rn0grafi. Ancamannya maksimal 12 tahun penjara.

Artikel asli liputan6

 

 

 

 

 

3 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *