MallGede Technology Seorang Lelaki di Kanada Bangun Kapal Selam Mini, Bisa Menyelam Hingga 122 Meter

Seorang Lelaki di Kanada Bangun Kapal Selam Mini, Bisa Menyelam Hingga 122 Meter

Saat banyak orang lain menghabiskan waktu selama lockdown karena pandemi Covid-19 dengan memanggang roti atau berkebun di rumah, Hank Pronk berbeda. Lelaki ini menggarap sebuah proyek pribadi yang menakjubkan: membangun sebuah kapal selam mini!

Selama lockdown, lelaki asal British Columbia, Kanada ini sibuk membangun sebuah kapal selam mini di garasi rumahnya. Struktur badan kapal selam mininya ia bangun dari sisa-sisa material proyek yang dimulainya sejak 8 tahun lalu.

“Selama musim panas, saya memperbaiki dan meng-upgrade semuanya, dan sekarang, jadilah sebuah kapal selam mini yang berfungsi baik dan cantik!” kata Pronk bangga seperti dilansir dari The Hill, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga  Bernilai Miliaran Rupiah, Besi Rel Dua Jembatan KA Banjar-Cijulang Raib

Mampu mencapai kedalaman hingga 122 meter, kapal selam mini buatan Pronk dilengkapi dengan oksigen yang mampu membuat seseorang di dalamnya bisa bernapas selama 72 jam. Kapal selam mini ini menggunakan betere yang biasa dipasang pada mobil golf mini dan dilengkapi dengan batere terpisah untuk lampu sebagai penerangan. Ia dapat menjelajah di dalam air selama sekitar 4 hingga 5 jam.

Baca Juga  Perempuan Dipenjara Gegara Pakai Windows dan Office Bajakan

Pronk sempat mengendarai kapal selam mininya hingga dasar Danau Premier di British Columbia, provinsi paling barat Kanada.

“Karena memiliki silinder akrilik sebagai menara komando, jarak pandangnya fantastik!” ujar Pronk. “Anda bisa melihat sekeliling.”

Kapal selam mini ini juga dilengkapi dengan sistem yang membuat orang di dalamnya mampu menyelamatkan diri seandainya ia tersangkut di dasar danau dan tak mampu mengapung kembali ke permukaan.

Baca Juga  UAS Ajak Warga Patungan Beli Kapal Selam, Ini Harga Pasarannya

Pronk yang memiliki dan mengelola bisnis pindahan rumah, tidak menyelesaikan SMA dan tak punya latar belakang maupun pelatihan teknik saat ia memulai proyek kapal selamnya.

“Proyek ini sulit,” aku Pronk. “Tapi saat internet muncul, saya baru bisa benar-benar membangun kapal selam, karena dunia ada dalam genggaman tanganmu. Saya tinggal mencari semua informasi di sana”.

Artikel asli kompas

0 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan