MallGede Business Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp 1,25 M ke Keluarga Korban SJ182

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp 1,25 M ke Keluarga Korban SJ182

Kementerian Perhubungan menegaskan pihak maskapai Sriwijaya Air wajib memberikan kompensasi ganti rugi kepada keluarga korban dari insiden jatuhnya pesawat SJ182, jumlahnya sebanyak Rp 1,25 miliar per orang.
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan kompensasi ganti rugi tersebut diberikan dengan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan (PM) 77 tahun 2011.

“Iya, akan tetap merujuk pada PM 77 tahun 2011,” ujar Adita kepada detikcom, Selasa (12/1/2021).

Adapun bila merujuk PM 77 tahun 2011 dijelaskan penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat udara akan mendapatkan ganti rugi Rp 1,25 miliar. Hal itu tertuang dalam pasal 3 poin a.

Baca Juga  Rizal Ramli: Andai Saya Jadi Presiden, Krisis Covid-19 Beres dalam Setahun

“Penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp.1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang,” bunyi pasal 3 poin a dari PM 77 tahun 2011.

Baca juga:
Sederet Santunan untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182
Kompensasi ganti rugi tersebut wajib dibayarkan oleh pihak maskapai selaku operator penerbangan. Dalam hal ini Sriwijaya Air pun sudah diminta Kemenhub mempersiapkan ganti rugi sesuai PM 77 tahun 2011 kepada keluarga korban.

Baca Juga  Kantongi Rp 870 T, Bos TikTok Masuk Geng Orang Terkaya Dunia

“Saat ini Kemenhub sudah menyampaikan kepada Sriwijaya Air untuk segera mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan ketentuan ganti kerugian di PM 77 tersebut,” ujar Adita.

Sebelumnya, PT Jasa Raharja pun siap memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Jasa Raharja telah melakukan pendataan dan telah mengunjungi 59 keluarga korban yang tersebar di 24 kota dan terbanyak 15 korban berdomisili di Pontianak.

Baca Juga  Tok! Pemerintah Putuskan Mulai 2021 Guru Honorer Tak Bisa Jadi PNS

Santunan akan diberikan kepada ahli waris sebesar Rp 50 juta per penumpang yang dinyatakan meninggal dunia. Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 15/PMK.010/ 2017.

“Korban terjamin Jasa Raharja dan besaran santunan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15/PMK.010/ 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp 50.000.000,-” kata Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo dalam keterangannya, Senin (11/1/2021).

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan