Tak Terima Korban Kecelakaan Dinyatakan Covid-19, Puluhan Warga Mengamuk dan Ambil Paksa Jenazah di RS

Kericuhan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, pada Jumat (2/7/2021).

Puluhan warga mengamuk dan mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 berinisial T.

Pj Bupati Inhu, Chairul Riski mengatakan, pihak keluarga yang mendatangi RSUD tersebut tidak terima saudaranya yang meninggal dinyatakan positif Covid-19.

Pasalnya, mereka beranggapan pasien berinisial T tersebut sebelumnya masuk ke RSUD tersebut akibat kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Gerobak Mi Ayam Hancur Ditabrak Mobil di Sudirman, Pedagangnya Tergeletak

Saat itu korban mengalami kondisi kritis setelah keluar darah dari telinga dan hidung serta muntah.

Setelah dibawa ke RSUD untuk dilakukan perawatan, korban akhirnya meninggal dunia.

Namun, karena hasil pemeriksaan medis korban juga diketahui positif Covid-19, sehingga pihak RSUD akan memakamkannya menggunakan protokol kesehatan.

Baca Juga  Jokowi: Hati-hati Gelombang Kedua, Malaysia-Singapura Sudah Lockdown

“Sesuai SOP, pasien akan dilakukan pemulasaran jenazah secara Covid-19. Kemudian, keluarga yang menunggu meminta waktu untuk rembuk bersama keluarga yang lain,” ujar Riski.

Tapi tak lama setelah itu, justru puluhan warga yang mengaku sebagai keluarga pasien T datang dan memaksa membawa pulang jenazah.

Saat kejadian itu, keributan di RSUD tak terhindarkan antara pihak keluarga dengan petugas rumah sakit.

Baca Juga  Ngabalin Minta Maaf Terkait Posting Hoaks Foto Sriwijaya Air

“Mereka tetap tidak terima meski sudah diberikan penjelasan dan diedukasi,” kata Riski.

Karena kondisi itu, akhirnya jenazah dibawa pulang pihak keluarga dengan disaksikan oleh Tim Pinere RSUD Indrasari, Kepolisian, BPBD dan Satpol PP.

Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief

Artikel asli kompas

0 Likes