Taliban Paksa Keluarga Serahkan Anak Gadis untuk Dinikahi, Wanita Wajib Pakai Burqa

Lebih dari seperempat juta orang telah mengungsi akibat kekerasan militan Taliban yang terus berhasil masuk menguasai hampir seluruh wilayah di Afghanistan.

 

Banyak warga yang melarikan diri ke Kabul dengan harapan bisa menyelamatkan diri. Wanita di daerah yang ditangkap oleh Taliban mengaku dipaksa untuk memakai burka dan militan juga dilaporkan telah memukuIi dan mencambuk orang karena melanggar aturan sosial.

Baca Juga  Viral Pria di Malaysia Maki Jokowi-Kaitkan PKI dengan COVID di Aceh

 

Orang-orang di sana yang telah melarikan diri dari serangan Taliban tidak bisa berbuat banyak selain menunggu dengan ketakutan untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

 

Beberapa melaporkan bahwa komandan militan di tempat lain menuntut keluarga menyerahkan gadis dan wanita yang belum menikah untuk menjadi istri bagi pejuang mereka.

Baca Juga  Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

 

Muzhda, 35, seorang wanita lajang yang melarikan diri dari Parwan ke Kabul bersama dua saudara perempuannya, mengatakan dia akan bunuh diri daripada membiarkan Taliban memaksanya untuk menikah.

 

“Saya menangis siang dan malam,” katanya kepada kantor berita AFP.

 

Baca Juga  Baghdad Diguncang Dua Bom Bunuh Diri, Hampir 30 Orang Tewas

Di ibu kota juga, warga membentuk antrean panjang di bank yang mencoba menarik tabungan mereka. Beberapa cabang dikabarkan sudah kehabisan uang.

Ada juga laporan tentang kerusuhan di penjara Pul-e-Charkhi di pinggiran kota, dengan penduduk setempat mengatakan tembakan terdengar dari fasilitas tersebut. Negara-negara Barat pun berebut untuk mengevakuasi warganya.

Artikel asli okezone

0 Likes