Terbongkar 2,5 Ton Sabu di Serambi Mekah Pasokan dari Timur Tengah

Tim gabungan Satgas Khusus (Satgassus) Polri dan Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menggagalkan penyelundupan sabu. Kali ini, tim gabungan menyita barang bukti sabu seberat 2,5 ton.
Ini adalah pengungkapan Polri yang terbesar setelah beberapa tahun terakhir. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajarannya atas keberhasilan dalam pengungkapan narkoba tersebut.

Hal ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk menghantam para pelaku narkoba.

Baca Juga  Megawati Nangis karena Banyak yang Hina Jokowi: Tak Bermoral, Pengecut!

“Tentunya kita masih ingat Presiden telah beri perhatian yang sangat khusus terkait dengan masalah narkoba, beliau selalu sampaikan agar kita selalu melakukan pengejaran, selalu melakukan penangkapan, dan hantam terhadap seluruh pengedar dan bandar narkoba. Terkait dengan instruksi bapak presiden pada 10 April kemarin kita telah lakukan penangkapan terhadap penyelundupan narkoba, Polri bersama-sama dengan rekan-rekan dari Ditjen Bea Cukai,” jelas Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers yang juga dihadiri Menkeu Sri Mulyani di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).

Baca Juga  Mobil Ambulans Tertangkap Basah Angkut Pemudik, Sopir Beralasan Ibunya Meninggal

Listyo juga menekankan kepada jajarannya untuk terus mewaspadai peredaran narkotika. Listyo menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku narkoba.

“Tidak ada toleransi bagi pelaku, bahkan anggota kalau kedapatan, maka akan diberikan tindakan tegas dan usut tuntas sampai akar-akarnya,” kata Sigit.

18 Tersangka Ditangkap

Kasus ini terungkap berkat kerja sama Polri dengan Ditjen Bea Cukai, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM hingga drug enforcement agency (DEA). Sehingga, pada tanggal 15 April 2021, tim gabungan menangkap 18 orang tersangka dari jaringan ini.

Baca Juga  Satire Yusril: Kenapa Tak Minta Bantuan Prabowo yang Tak Dianggap Kafir?

“Sehingga dari hal tersebut, maka kita berhasil ungkap penyelundupan kurang lebih 2,5 ton narkoba jenis sabu asal Timur Tengah dan amankan delapan belas tersangka, tujuh belas WNI, (di mana) satu kita lakukan tindakan tegas terukur, kemudian satu WNA asal Nigeria,” ujarnya.

Dikendalikan Napi Terpidana Mati

Dari 18 tersangka ini, 7 orang merupakan jaringan pengendali, 8 orang transporter dan 3 orang sebagai pemesan. Dari 7 orang pengendali, beberapa di antaranya adalah napi yang dipidana dengan hukuman di atas 10 tahun hingga hukuman mati.

2 Likes

Tinggalkan Balasan