Tersinggung Dagangannya Diejek, Sales Permen Bunuh Nenek di Kediri

Seorang sales permen tega membunuh seorang nenek pemilik toko kelontong di Kediri. Gara-garanya si sales tak terima dagangannya dijelek-jelekkan oleh si nenek.

Sales itu adalah Givan Pranata (28), warga Puncu, Kediri. Sementara si nenek adalah Asrokah (65), warga Kepung, Kediri.

Pembunuhan pada Kamis (11/3) ini berawal saat pelaku mendatangi toko korban. Pelaku menawarkan produk permen jahe dagangannya. Bukannya menerima, korban justru menjelek-jelekkan permen dagangan pelaku.

Baca Juga  Sosok Naftali Bennett, Calon PM Israel yang Sebut Tak Ada Negara Palestina

“Saat itu korban menyampaikan bahwa permen milik tersangka jelek. Sehingga diawali dari ketersinggungan itu, pelaku melakukan aksi pembunuhan berencana dengan menggunakan linggis,” ujar Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono kepada wartawan, Jumat (30/4/2021).

Baca Juga  Ini Penampakan Munarman Saat Ditangkap Densus 88

Malam harinya, pelaku datang dan melakukan pembunuhan. Korban dipukul menggunakan linggis yang dibawanya.

Awalnya polisi kesulitan mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti. Keluarga juga sudah mengikhlaskan kepergian korban. Namun berkat bujukan polisi, keluarga akhirnya bersedia makam korban dibongkar.

Dari situ diketahui ada luka yang diakibatkan oleh hantaman benda tumpul. Setelah melalui rangkaian penyelidikan yang cukup panjang, pelaku akhirnya bisa ditangkap.

Baca Juga  Blusukan di Jaksel, Risma Temui Eks Ojol yang Motornya Disita hingga Pemulung

“Seusai membunuh, pelaku kemudian mengambil kalung emas milik korban dan pergi meninggalkanya,” imbuh Lukman.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Artikel asli detik

2 Likes

Tinggalkan Balasan