MallGede Business Tips Beri Utang ke Teman Atau Saudara: Siap Ikhlas, Anggap Uang Hilang

Tips Beri Utang ke Teman Atau Saudara: Siap Ikhlas, Anggap Uang Hilang

Pinjam meminjam uang antar teman, kerabat ataupun saudara merupakan hal yang lumrah. Tapi hubungan baik berisiko retak jika uang yang dipinjamkan tidak dibayar.

Bahkan beberapa kali muncul tindakan kriminal hingga pembunuhan dari masalah pinjam meminjam uang antar teman maupun kerabat. Nah buat kalian yang sering dimintai pinjaman uang oleh kerabat, simak nih tipsnya.

Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto jika dilihat dari kacamata pengelolaan keuangan, dalam suatu utang piutang maka yang paling berisiko adalah orang yang memberikan pinjaman. Sebab asetnya berkurang dan berisiko hilang.

Baca Juga  PLN Bakal Beri Hadiah 48 Pelanggan yang Patuh Bayar Listrik Tiap Awal Bulan

Kuncinya adanya perjanjian yang kuat. Buat surat perjanjian di atas materai. Kalau perlu buat di hadapan notaris jika jumlahnya besar,

“Pemberi pinjaman risikonya adalah ketika pinjaman tadi bermasalah. Karena dia sudah mengurangi aset yang dia miliki. Sehingga kuncinya adalah perjanjian di awal harus kuat. Harus buat perjanjian, karena pinjam meminjam itu ada hukumnya juga,” tuturnya saat dihubungi detikcom, Minggu (9/5/2021).

Namun Eko menyarankan jika uang kita dipinjam oleh teman ataupun saudara lebih baik memberikan pinjaman dalam nominal yang bisa diikhlaskan. Anggap saja uang hilang.

Baca Juga  Viral! Curhat Nasabah Dapat Uang Nyasar Rp 60 Juta

Pinjam meminjam uang antar teman ataupun saudara pada dasarnya adalah kepercayaan. Sehingga setidaknya si pemberi pinjaman bisa melihat apakah peminjam bisa menjaga kepercayaan tersebut.

“Kita nggak usah berpikir uang itu akan kembali, karena kita sadar benar ketika dipinjam sama orang yang kita percaya maka kita sudah mempertaruhkan kepercayaan kita ke dia. Jadi ketika dia melukai kepercayaan kita, ya kita harus siap ikhlas. Sehingga kuncinya adalah dibuat budget berapa nih budget yang siap kita ikhlas,” ucapnya.

Baca Juga  Kapok Ketipu Spring Bed Abal-abal, Warga Pekalongan Minta Pabrik Ditutup

Sebelumnya Perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Asad juga pernah menyarankan, jika ada saudara, kerabat ataupun teman yang ingin meminjam uang berilah sesuai dengan besaran yang mampu diikhlaskan.

Niatkanlah memberi pinjaman untuk membantu. Sehingga ketika si peminjam tidak bisa mengembalikannya tidak merasa berat hati.

“Jadi kasih pinjaman dengan besaran yang sesuai dengan keikhlasan kita. Ya syukur-syukur uangnya balik, tapi jangan terlalu berharap. Kalau tidak kembali ya anggap aja sedekah,” tuturnya.

2 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan