MallGede Viral Ustaz Das’ad Jelaskan Kenapa Masjid Tutup-Pasar Boleh Buka Saat PPKM

Ustaz Das’ad Jelaskan Kenapa Masjid Tutup-Pasar Boleh Buka Saat PPKM

Ustaz Das’ad Latief menjelaskan mengapa rumah ibadah, seperti masjid, tutup dan pasar boleh buka selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di pulau Jawa dan Bali. Sebabnya, fungsi ibadah bisa dipindahkan ke rumah, sedangkan fungsi pasar tidak bisa dipindahkan ke rumah.

Hal ini dikatakan oleh Ustaz Das’ad lewat akun Youtube-nya, @Das’ad Latif, Jumat (9/7/2021). Ustaz Das’ad saat itu sedang memberikan ceramah dan di akhir khotbahnya. Dia menyinggung soal penutupan rumah ibadah dan pasar.

“Ada yang banyak tertanya, tolong dengar dengan serius, ini serius, banyak yang bertanya di medsos, supaya sekali jawab enak di sini, ustaz, bagaimana pendapat ustaz tentang penutupan masjid selama PPKM di Jakarta?” kata Ustaz Das’ad saat mulai membuka isu itu.

Baca Juga  Demi Anaknya, Ibu Ini Bangun Jembatan Penyeberangan Senilai Rp2,2 Miliar di Depan Sekolah

Dia mendukung penutupan rumah ibadah, termasuk masjid, lantaran telah difatwakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tidak mengikuti pendapat ulama secara pribadi.

Baginya, di dalam MUI, terdapat banyak ahli, dari ahli fikih, sejarah, filsafat, hingga ahli sosial, sehingga keputusan penutupan masjid itu telah dimusyawarahkan dengan baik.

Baca Juga  Paguyuban Lesehan Malioboro Akan Gugat Wisatawan yang Viralkan Harga Pecel Lele Mahal

“Tidak semua masjid di Indonesia ditutup, khusus di Jakarta (dan daerah yang berlaku PPKM). Kenapa Jakarta? Terlalu banyak korban COVID, maka majelis ulama menganjurkan sementara beribadah di rumah,” kata dia.

Lalu dia melanjutkan dengan banyaknya warga yang membandingkan ditutupnya masjid dan dibukanya pasar. Dia menegaskan bahwa fungsi rumah ibadah, seperti masjid, bisa dilakukan di rumah dan tidak dengan pasar.

“Pahami madeceng-deceng (baik-baik), semua fungsi-fungsi masjid bisa dipindahkan dan dilakukan di rumah. Saya ulang, semua fungsi-fungsi masjid bisa dipindahkan dan dilakukan di rumah. Apa maksudnya? Salat berjamaah boleh di rumah, berdoa boleh di rumah, ngaji boleh di rumah, zikir boleh di rumah. Tapi fungsi-fungsi pasar, tidak bisa kau pindahkan ke rumah,” tegas dia.

Baca Juga  Viral Pria Nangis Tersedu-sedu Pisah dengan Sapi, Definisi Sebuah Kehilangan

“Mau beli beras, tidak ada beli beras. Beli ko di rumahmu? Cocok kalau paballu berra’ ko (kalau kamu penjual beras). Kalau orang lain? Habis gas, mau masak kebutuhan pokok tidak ada gas? Di mana beli? Dan tidak semua pasar dibuka, hanya pasar-pasar tertentu,” imbuhnya.

0 Likes

Author: Admin