Viral Muridku Kini Jadi Suamiku, Ini Pengakuan Guru yang Dinikahi Siswanya

Bak kisah dalam sinetron, cerita muridku kini jadi suamiku nyata terjadi di Kalimantan Timur. Seorang guru mengungkap perjalanan cintanya dengan suaminya yang sebelumnya adalah muridnya.

Pria berusia sembilan tahun lebih muda dari sang guru itu sudah bertekad menikahi gurunya sejak duduk di bangku kelas 3 SMA.

Kisah guru dan murid yang menikah ini berawal dari unggahan TikTok @yanti.fla. Yanti yang memiliki nama lengkap Muhrianti adalah seorang guru honorer yang menikah dengan mantan anak muridnya Abdul Kodir. Dalam video yang diunggah ke TikTok dia mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka jika mantan anak muridnya berani melamarnya dan kini menjadi suaminya.

Baca Juga  Lapor LHKPN, KSAD Andika Perkasa Miliki Harta Rp 179,9 Miliar, Termasuk Tanah di Australia-Amerika

“My story, 28 tahun diitanya terus kapan nikah,” begitu wanita 29 tahun itu menulis di videonya.

Dalam video berikutnya Yanti menuliskan dulu saat masih menjadi muridnya Abdul pernah mengutarakan niatnya untuk melamarnya. “Lulus, cari kerja tahun depan aku lamar ibu ya,” begitu perkataan Abdul Kodir yang ditulisnya di video TikTok. “Beneran dong. Gak nyangka sih. Soldout akhirnya,” tulis Yanti lagi di akun TikTok @yanti.fla.

Baca Juga  Viral Cewek-cewek Cantik Kader PKB Goyang TikTok

Video yang diunggah Yanti juga memperlihatkan kumpulan foto-foto saat Abdul Kodir masih berseragam pramuka. Dan ada juga foto keduanya saat lamaran hingga melaksanakan resepsi pernikahan.

Dikonfirmasi Wolipop, Yanti yang merupakan guru honorer di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengungkapkan perasaannya ketika mengetahui videonya viral.

“Kaget saya, saya iseng buat video. Mau saya kirim ke saudara saya, terus saya upload. Jadi ramai ternyata,” ujarnya kepada Wolipop, Rabu (23/12/2020).

Ketika dihubungi oleh Wolipop, Yanti mengaku sedang berada di sekolah untuk mengerjakan tugasnya sebagai guru. Ia kemudian tak keberatan berbagi kisah awal mula perkenalan dengan Abdul Kodir.

Baca Juga  Dana Beli Kapal Selam Masjid Jogokariyan Tembus Rp 1 M dalam 3 Hari

“Pas dia kelas 3 SMA, mau dekat kelulusan dan Agustus 2018 ada karnaval, kebetulan saya ditunjuk jadi guru pendamping untuk anak-anak yang mengikuti karnaval (khusus anak kelas 1 dan 2). Kelas 3 tidak. Kebetulan guru BK meminta dia membantu guru-guru yang jadi pendamping. Diberilah nomor teelpon saya. Dari situ dia chat saya dan membantu. Di awal saya masih biasa aja dan menganggap seperti chat pada umumnya,” jelasnya.

2 Likes

Tinggalkan Balasan