Viral Rombongan Road Bike Terobos Lampu Merah, Nekat Coba Setop Kendaraan Lain

Kembali marak beredar di media sosial ulah sekelompok pengendara sepeda melanggar aturan lalulintas. Bukan cuma menerobos lampu merah, rombongan pengendara road bike itu mencoba menghalau pengendara lain.

Aksi belasan hingga puluhan pengendara road bike menerobos lampu merah itu ramai dibagikan pada beberapa akun media sosial. Salah satunya di akun Instagram @dashcam_owners_indonesia.

Video terlihat diambil oleh pengendara motor yang tengah berhenti karena lampu merah di sebuah persimpangan jalan. Tiba-tiba dari sisi kanan si pengendara motor melaju belasan hingga puluhan pengendara road bike, mereka menerobos lampu merah dan berbelok ke kanan.

Beberapa pesepeda penerobos lampu merah itu berhasil menyeberang. Namun sebagian yang lain tertahan, sebabnya beberapa kendaraan sepeda motor dari arah berlawanan sudah mulai melaju.

Baca Juga  Tangis Bahagia Ramlah Penambal Ban di Gowa Usai Uang Tabungan Rp 30 Juta Dikembalikan

Dalam kondisi lampu merah menyala dan ada kendaraan dari seberang jalan akan melaju, pesepeda road bike itu masih mencoba terus meluncur menyeberangi persimpangan. Bahkan ada yang terlihat melambaikan tangan, memberi kode meminta dikasih jalan.

Baca Juga  Berkenalan dengan Adik-Kakak Asal Cirebon Pemilik Nama Unik 8 Kata

Ini bukan kali pertama sekelompok pesepeda road bike viral di media sosial dengan aksi-aksinya. Pekan lalu muncul juga keriuhan saat ada pengendara motor mengacungkan jari tengah ke arah pesepeda yang berjalan di sisi kanan.

Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengungkapkan pesepeda demi keamanannya sendiri dan keamanan pengguna jalan yang lain tetap wajib mengikuti aturan berlalu lintas.

“Ini kan kayak gerombolan ya. Nah, gerombolan ini harus diatur. Siapa captain-nya, siapa sweeper-nya, sama seperti konvoi (motor) lah. Dan ada aturan-aturan yang jelas sebelum mereka berkendara, mereka harus ngikutin gimana aturannya,” ucap Sony Susmana, kepada detikOto beberapa waktu lalu menyoal aksi pesepeda yang melanggar aturan lalulintas di jalan raya.

Baca Juga  Sebuah Rumah Dijual untuk Rakyat Palestina Viral di Banyuwangi

Pernyataan senada diutarakan Ario Pratomo, salah satu punggawa Jakarta Cycling Community (JKTCC). Disebutnya, kepatuhan pesepeda pada aturan lalulintas bisa dimulai dari komunitas masing-masing.

“Kalau memang itu (pesepeda yang melanggar lalu lintas) merupakan dari sebuah komunitas, ya sebaiknya ketua atau pendiri komunitas tersebut menghimbau kepada semua anggotanya untuk mentaati peraturan lalu lintas,” jelas Ario.

1 Likes